Miris, Ternyata Cuma Indonesia Negara Yang Tidak Mewajibkan Siswa Membaca Sastra!

Infokampus.news, Malang – Ternyata cuma Indonesia negara yang tidak mewajibkan siswa sekolah dasar, menengah dan atas membaca berbagai karya sastra lawas negerinya. Padahal seluruh negara di dunia ini mewajibkan para generasi mudanya untuk membaca karya sastra.

Hal ini diungkapkan oleh Dr. Max Lane, seorang sastrawan dan juga dosen saat memberikan materi dalam acara bedah buku “Indonesia Tidak Hadir di Bumi Manusia. Pramoedya, Sejarah dan Politik” yang digelar pagi ini di aula FIS Lt 7 Universitas Negeri Malang (3/10).

“Kalau anak Indonesia sekarang paling tahunya hanya nama pengarang, tahun terbit, padahal kalau di negara lain sudah didiskusikan dibedah hingga tuntas di semua jenjang pendidikan.” tukas dia saat memberikan materi.

Ternyata Cuma Indonesia Negara Yang Tidak Mewajibkan Siswa Membaca Sastra, Padahal Urgensinya Sangat Tinggi Untuk Kemajuan Budaya Bangsa

Padahal menurut dia membaca sastra adalah hal yang sangat esensial dalam pembentukan kepribadian remaja di sebuah negara. Karena kebudayaan dan identitas merupakan hal yang dituangkan dalam sastra bukan dalam alat alat budaya seperti lagu kebangsaan, rumah adat dan sebagainya.

Baca Juga :  Daftar 5 Universitas dengan Jurusan Teknik Sipil Terbaik di Dunia

“Bukan itu sebagai warisan yang ditinggalkan untuk kita pergunakan saja, tetapi budaya dan sejarah itu bisa dilihat dari sastra.” ungkapnya.

Dengan tidak mengetahui sastra dan budaya, menurutnya masa depan kebudayaan Indonesia tidak akan berkembang.

“Bagaimana bisa berkembang kalau kebudayaan dan sejarah tidak tahu? Esensinya tidak dipahami,” Tandasnya. (Pus)

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *