Mulai Desember, Mahasiswa UNISMA Harus Tinggalkan Pakaian Ketat dan Cadar.. Ini Sebabnya

Infokampus.news, Malang – Sebagai universitas Islam yang berhaluan ahlusunnah wal jamaah Universitas Islam Malang (UNISMA) menghimbau warganya untuk berpakaian secara moderat yang sarat dengan unsur islami yang berpadu dengan budaya lokal. Hal inilah yang disampaikan oleh wakil rektor 3 UNISMA Prof. Dr. Badat Muwakhid saat ditemui wartawan (9/11).
Saat ini pihaknya tengah mensosialisasikan kepada mahasiswa dan mahasiswi UNISMA untuk berpakaian secara sopan dan agamis tanpa meninggalkan unsur kemaslahatan dalam pendidikan. “Kalau pakai pakaian yang ketat sekali itu juga tidak baik, kalau pakai penutup wajah seperti cadar atau masker juga kami khawatir tidak bisa dikenali oleh mahasiswa lain serta dosen.” Tukasnya.
Pelarangan ini bukan berarti membatasi seseorang dalam beragama namun memilih salah satu jalan yang memiliki keuntungan yang lebih banyak. “Kalau tidak tahu wajahnya kan dosen juga tidak hapal ini anak yang mana, lalu dikhawatirkan kalau waktu ujian yang ujian A yang masuk B.” Imbuhnya.
Mahasiswa yang menggunakan penutup wajah sendiri di UNISMA tidak lebih dari 20 orang. Pihaknya juga sudah mengajak para mahasiswa yang masih menggunakan tutup wajah untuk melakukan dialog langsung. “Tapi tidak sedikit juga yang sangat pro dengan kebijakan ini, bahkan datang sendiri pada kami dan bilang setuju.” Tukasnya.
Sejalan dengan hal tersebut, salah satu mahasiswa Fakultas Ekonomi, Lisa Febrianti, mengungkapkan memang sudah selayaknya jika kuliah harus mengenakan pakaian yang sopan. “Menurut saya sebagai akademisi kesopanan itu harga mati,” Tutupnya. (Pus)

Berita Terkait

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read previous post:
Wisata Hutan Bambu Bekasi
Pemkot Buat Wacana Serius Wisata Hutan Bambu Bekasi

Infokampus.news - Dibalik pesona wisata Hutan Bambu yang belakangan ini viral di Bekasi RW 26, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur

Close