Mulai Hari Ini Dekan FE UM Resmi Gantikan Prof. Dr. Hariyono Sebagai Wakil Rektor I UM Yang Baru

Infokampus.news, Malang – Mulai hari ini dekan FE UM Resmi menjabat sebagai Wakil Rektor I UM yang baru menggantikan Prof. Dr. Hariyono yang beberapa waktu lalu telah diangkat sebagai Deputi Pembinaan Pancasila pemerintah pusat. Usai melakukan sertijab, ditemui tim infokampus.news mantan wakil rektor UM Prof. Dr. Hariyono M.Pd menyampaikan beberapa harapannya pada ‎Prof. Dr. Budi Eko Soetjipto, M.Ed., M,Si yakni pengganti jabatan lamanya.

Selain meneruskan segala pekerjaan dan kegiatan yang berkaitan dengan urusan akademik hingga masa jabatan berakhir, Prof. Hariyono berharap WR I yang baru bisa mendorong lebih banyak jurnal dosen terindeks skorpus.

“Ya memang dalam dua tahun terakhir jurnal dosen peningkatannya sudah sangat signifikan, pengganti saya ini beliau juga termasuk 10 besar penulis yang masuk skorpus. Saya harap beliau memotivasi para dosen untuk meningkatkan penulisan mereka dengan maksimal,” tukas dia.

Wakil Rektor I UM Yang Baru Berjanji Dorong Peningkatan Kwantitas Jurnal Dosen Melebihi Target

Lebih lanjut, Prof. Dr Budi Eko juga menjelaskan nanti pihaknya akan berupaya untuk mendorong jumlah peningkatan jurnal dosen lebih dari target yang diharapkan.

“Sebagai contoh di FE saat ini target kita kan 50 ya kalau bisa 100 lah ya jangan sampai target 50 tercapainya pas atau malah kurang,” Tutur dia.

Disamping itu pihaknya juga menerangkan akan mensinkronisasikan beberapa hal dengan pihak Wakil Rektor IV UM. Ia mengatakan selama ini kerjasama sudah berjalan dengan baik hanya beberapa hal saja yang perlu untuk dilakukan sinkronisasi.

“Ada beberapa hal yang tumpang tindih jadi butuh sinkronisasi, tapi tidak banyak dan semua sudah berjalan dengan baik seluruhnya.” Tandasnya. (Pus)

Berita Terkait

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kekurangan Guru BK Berkwalitas, Fakultas Ilmu Pendidikan UM Gelar Seminar dan Lokakarya Nasional

Kebutuhan akan Guru BK (Bimbingan Konseling) di Indonesia sangatlah besar, sekitar 130.000 kebutuhan total baru terpenuhi

Close