Nadiem Makarim Izinkan Perguruan Tinggi Lakukan ‘Pernikahan Massal’, ini syaratnya!

INFOKAMPUS.NEWS – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim dalam peluncuran empat kebijakan kampus merdeka di gedung Kemendagri (24/1) mengatakan akan mendorong perguruan tinggi untuk melakukan ‘pernikahan massal’.

Pernikahan massal yang dimaksud Nadiem adalah perguruan tinggi bekerja sama dengan pihak luar untuk membuka program studi baru. Nadiem menginginan agar terjadi kolaborasi.

Syarat utamanya perguruan tinggi baik negeri maupun swasta yang memiliki akreditas A dan B dapat izin untuk membuka prodi baru asalkan bekerja sama dengan pihak ketiga.

Pihak ketiga disini dirujuk Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yakni industri kelas dunia, organisasi nirlaba kelas dunia, BUMN dan BUMD, atau top 100 world universitas berdasarkan ranking.

Kerja sama bisa terjalin diantaranya penyusunan kurikulum, program magang, perjanjian kerja sama dari sisi rekrutmen. kebijakan ini lahir karena selama ini syarat pembukaan prodi tergolong berat.

Di sisi lain, perguruan tinggi dituntut untuk menjawab tantangan industri, kebutuhan negara dan lainnya. banyak kurikulum di prodi yang sifatnya terlalu teoritis dan tidak terjadi ling n match dengan dunia kerja.

Baca Juga :  7 Peluang Kerja Teknik Nuklir yang Perlu Diketahui!

Dengan kebijakan mendorong kolaborasi pembukaan prodi ini, Nadiem menyebut setelah ini perguruan-perguruan tinggi akan ramai menjalin kerja sama dengan pihak luar.

Pimpinan-pimpinan kampus, kata dia, akan berlomba-lomba menggelar pertemuan dengan pimpinan universitas luar negeri, NGO kelas dunia, dan berbagai perusahaan internasional. “Untuk menciptakan partnership yang real berdasarkan tiga kerangka ini. Di kurikulum, di magang, di rekrutmen,” ujar dia. (Edt)

Leave a Reply

Your email address will not be published.