Nilai Hibah Kemenristek Dikti 2018 UWG Lebihi PT KLASTER UTAMA

Infokampus.news, Malang – Setelah mendapatkan sosialisasi Panduan Edisi Xll Pengajuan Proposal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, esoknya Kamis 5 April 2018, LPPM (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat) UWG kembali mengadakan koordinasi. Kali ini khusus untuk para ketua peneliti dan ketua pelaksana pengabdian masyarakat yang proposalnya lolos didanai tahun anggaran 2018. Acaranya adalah penandatanganan kontrak penelitian dan pelaksanaan pengabdian masyarakat.

Bertempat di Ruang P2K (Pusat Pengembangan Karir) Kampus Inovasi Universitas Widyagama Malang,  36 dosen diundang untuk menandatangani kontrak penelitian dan pengabdian masyarakat. Tahun 2018 ini 48 judul proposal dosen UWG lolos didanai Kemristek Dikti. Terdiri dari 17 judul penelitian dan 31 judul kegiatan pengabdian masyarakat. Dari 48 judul ini, yang dipanggil untuk menandatangani kontrak hanya 36 orang karena 12 orang diantaranya berhasil mendapatkan dua hibah, yaitu penelitian dan pengabdian masyarakat.

Nilai Hibah Kemenristek Dikti 2018

“Total dana hibah yang diterima UWG tahun ini sebesar Rp. 3.967.800.000. Nilai kontrak ini lebih besar dari yang diterima oleh perguruan tinggi lain yang klasternya utama, sementara UWG masih masuk dalam klaster madya.” Penjelasan awal Candra Aditya, ST, MT, Ketua LPPM UWG ini langsung disambut dengan tepuk tangan meriah dari semua yang hadir. “Terima kasih disampaikan kepada para dosen yang telah berjuang untuk ini. Prestasi ini bukan hanya prestasi personal para dosen, tetapi juga prestasi kampus kita. Catatan ini akan menjadi point penting dalam rangka akreditasi, baik akreditasi program studi maupun institusi,” jelas Candra berikutnya.

Tahun 2017, total dana hibah Kemenristek Dikti yang diterima UWG melalui kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat ini sebesar Rp. 3.498.000.000 Artinya tahun ini ada peningkatan sebesar Rp. 469.800.000.  Peningkatan ini bahkan dicapai sejak tahun 2015. Di kesempatan lain Candra menambahkan bahwa secara substansi, sebenarnya proposal para dosen UWG yang diusulkan melalui skema desentralisasi, sudah layak. Karena keterbatasan dana Kemenristek Dikti, maka jumlah proposal yang didanai disesuaikan berdasarkan rankingnya.

Sebelum acara penandatanganan kontrak, Candra juga menjelaskan sekaligus mengingatkan para peneliti dan ketua pelaksana pengabdian masyarakat akan hal-hal yang perlu mendapat perhatian dengan adanya perubahan-perubahan ketentuan pada masing-masing skema. Sekretaris LPPM, Dra. Wahju Wulandari, M.M., yang mendampingi Candra pada acara tersebut menyampaikan pesannya kepada para ketua peneliti dan pelaksana pengabdian masyarakat untuk mematuhi aturan yang ada dan melaksanakan setiap tahapan yang telah ditentukan. “Bila ada hal-hal yang masih kurang jelas terkait dengan ketentuan yang baru ini, silakan datang ke LPPM, sedapat mungkin kami akan membantu,” imbuh Wahju.

ADV-728_x_90

sig

sosiopat-satiris

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read previous post:
pengguna komputer
STIKI Gelar Workshop Kesehatan untuk Pengguna Komputer

Berbeda dari workshop-workshop sebelumnya yang pernah diadakan oleh STIKI yang lebih banyak membahas tentang software atau peranti lunak, kali ini...

Close