Para Mahasiswa UNIKAMA Ini Ubah Pola Tanam Petani Gunakan Pupuk PGPR

Infokampus.news – Pupuk PGPR adalah bakteri pemacu pertumbuhan tanaman. Bakteri yang terdapat dalam PGPR adalah sejenis bakteri yang biasa hidup di akar tanaman. Mikro Organisme ini hidup berkoloni di sekitar tanaman yang dapat membantu memacu pertumbuhan tanaman dan meningkatkan ketahanan tanaman terhadapat jamur pathogen.

Memanfaatkan akar bambu untuk membuat pupuk PGPR ini dilakukan oleh mahasiswa KKN Universitas Kanjuruhan Malang kelompok 2 yang berjumlah 12 orang. Dengan adanya dampak negatif dari pestisida, maka dibutuhkan teknologi alternatif untuk meningkatkan produksi pertanian yang lebih aman.

Sekarang ini, banyak teknologi yang memungkinkan untuk dikembangkan dan relative aman untuk lingkungan, seperti pemanfaatan Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR)
“Kami membuat PUPUK PGPR ini dengan tujuan untuk membantu warga membuat pupuk pgpr sendiri melihat kondisi lingkungan warga Desa Tamankuncaran yang mayoritas adalah petani” Ujar Ade Cakra selaku penanggung jawab program kerja pupuk PGPR

Tantangan yang di hadapi saat ini adalah mengubah pola pikir masyarakat petani dari penggunaan pupuk kimia menjadi pupuk organik hayati, karena jika dibiarkan sangat tidak baik untuk kedepannya yang harus didorong melalui pupuk PGPR ini bagaimana mengajak petani untuk bercocok tanam secara organic dan ramah kantong. (Hum)

Sumber: Humas UNIKAMA

Berita Terkait

  • Infokampus.news, Malang – Dalam rangka menyambut Dies Natalis ke 43 tahun Universitas Kanjuruhan Malang (UNIKAMA) menyelenggarakan serangkaian acara diantaranya gelar Wishnucitra Climbing Competition (WHICCO) yang ke IV.  Kegiatan ini dilaksanakan oleh HIMPA Wishnucitra Universitas Kanjuruhan Malang, yang berlangsung mulai tanggal 03 September 2018 hingga 06 September 2018 di area wall climbing Universitas Kanjuruhan Malang. Syamsudin selaku ketua pelaksana mengatakan, “kegiatan ini bukan hanya lomba biasa melainkan untuk mencari bibit muda…
  • Info kampus.news - MTs Raden Fatah berdiri pada tahun 1987 dilatangbelakangi oleh munculnya kesadaran para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemerintah di desa Ampelgading Kecamatan Tirtoyudo Kabupaten Malang. Dari pusat kecamatan sekolah ini berjarak 6 km, sehingga menjadi sekolah yang sangat strategis. Lembaga pendidikan yang berbasis agama akan mengajarkan ilmu pengetahuan umum dan ilmu pengetahuan agama secara berimbang, sesuai dengan visi terciptanya generasi yang unggul, terampil dan berkepribadian yang matang…
  • Infokampus.news - Perubahan yang sangat cepat tengah terjadi dalam segala aspek kehidupan berdampak pula terhadap tuntutan akan kualitas pendidikan, yang akhirnya menuntut adanya guru yang berkualitas dan profesional. Kualitas dan profesionalisme yang disyaratkan antara lain guru wajib memiliki kualifikasi akademik, kompetensi, sertifikat pendidik, sehat jasmani dan rohani, serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional sesuai dengan amanat yang tertuang dalam Undang-undang Guru dan Dosen. Dalam peraturan perundangan, disebutkan bahwa…

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read previous post:
Seriosa Mulai Ditinggalkan, Siapa Sangka PEKSIMIDA 2018 Tunjukkan Eksistensinya!

Seriosa merupakan satu jenis irama musik klasik yang mulai ditinggalkan oleh para pemuda di dunia khususnya di Indonesia. Pemuda saat...

Close