Pelaksanaan UNBK, Kekurangan Komputer Disiasati Pinjam Laptop Siswa

Infokampus.news – Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bantul menyebut adanya kemungkinan untuk pengunaan laptop siswa dalam pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), tingkat SMP sederajat yang menurut rencana dilangsungkan Mei esok.

Kepala Disdikpora Kabupaten Bantul, Totok Sudarto meminta agar wali murid dapat maklumi jika dalam pelaksanaan UNBK nanti, anak mereka yang memiliki laptop dipinjam sementara untuk pelaksanaan ujian. Pasalnya, dalam pelaksanaan UNBK sangat mungkin laptop para siswa dipinjam, karena kurangnya sarana komputer yang digunakan buat ujian.

Namun ujian yang rencananya akan diikuti sebanyak 12.262 siswa SMP dari 111 sekolah itu kata dia tak perlu dikhawatirkan oleh wali murid. Sebab meskipun belum prasarana masih belum lengkap, wali murid tidak akan dibebankan biaya. “Saya yakinkan, masyarakat (wali murid) tidak akan ditarik (iyuran) untuk ujian (UNBK),” katanya, seperti mengutip Harian Jogja, Kamis (12/1/2017).

Berdasarkan hasil pendataan sementara yang dilakukan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Bantul, saat ini ketersediaan sarana komputer buat pelaksanaan UNBK tingkat SMP di Bantul baru 50%. Selain menambal dengan memakai laptop siswa, pihaknya masih mengupayakan sarana komputer yang dipakai sekolah-sekolah SMA, SMK dan UPT Dinas Pendidikan di masing-masing kecamatan.

Totok menambahkan, pihaknya tak khawatir sejumlah siswa yang laptopnya dipinjam memanfaatkan momen tersebut untuk berbuat curang. Karena sebelum dipinjam, beberapa hari sebelum pelaksanaan ujian, laptop tersebut file-file-nya di bersihkan dahulu, dengan cara memindahkan file di dalamnya. Sehingga praktek curang dipastikan tak terjadi..

Walaupun pelaksanaan UNBK tingkat SMP di Bantul masih lama, Totok mengaku pihaknya sudah bersiap-siap mulai sekarang. Selain mendata sarana dan prasarana, kini pihaknya juga mulai memasang server. “Kami sudah mulai mendata walaupun belum selesai,” ungkapnya. “Sekarang kami juga menyiapkan server-server baru,” tambahnya.

Dari pendataan awal, Totok menyebut ada dua sekolah di Bantul yang dinyatakan siap melaksanakan UNBK, yakni SMP I Bantul dan SMP II Bantul. Meski begitu, memang komputer di dua sekolah itu belum sepenuhnya lengkap, tapi kekurangan itu masih bisa ditambal dengan penggunaan laptop milik para siswa. “Kalau kurang nanti pakai laptop anak-anak,” jelasnya.

Terpisah, Kepala SMP N 1 Bantul, Yasmuri menjelaskan peserta UNBK tahun 2017 di sekolahnya sebanyak 300 siswa. Dari jumlah tersebut dibutuhkan sedikitnya 160 unit komputer untuk pelaksanaan ujian. Di SMP 1 Bantul sendiri saat ini baru tersedia 60 unit komputer.

Pun begitu Yasmuri memastikan sekolahnya bisa melaksanakan UNBK tersebut. Berdasarkan pendataan yang telah dilakukan oleh pihak sekolah, kekurangan sarana komputer sebanyak 100 unit dapat dipenuhi dengan laptop milik siswa. “Yang dibutuhkan 150 komputer ditambah cadangannya. Kemarin sudah didata ternyata lebih dari seratus laptop siswa siap dipakai UNBK,” jelas Yasmuri. (FAM)

 

Sumber: Harian Jogja

Berita Terkait

ADV-728_x_90

One thought on “Pelaksanaan UNBK, Kekurangan Komputer Disiasati Pinjam Laptop Siswa

  • January 13, 2017 at 10:22 am
    Permalink

    semoga pelaksanaan UNBK tahun ini lancar tanpa ada kecurangan

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Daftar Perguruan Tinggi Penyelenggara Bidikmisi 2017!

Halo Sobat Fokus, kali ini infokampus.news akan berbagi informasi tentang Daftar Perguruan Tinggi Penyelenggara Bidikmisi 2017.

Close