Pelatihan Business Model Canvas dan Varian Olahan Coklat oleh BIW UB

Infokampus.news – menutup rangkaian kegiatan Chocolate Goes to Campus yang berlangsung selama tiga hari dari tanggal 18 hingga 20 September 2018, Badan Inkubator Wirausaha (BIW) Universitas Brawijaya (UB) melaksanakan pelatihan Business Model Canvas, Pelatihan Business Plan serta Pelatihan Varian Olahan Coklat.

Pelatihan ini dilaksanakan di gedung BIW UB ini menghadirkan pembicara natara lain Dr. Atim Djazuli, SE., MM., CFP (Direktur BIW UB), Dr. Ir. Setyono Yudo T., MS (Wakil Direktur I BIW UB), Dr. Wahdiyat Moko, SE., MM., CPHR ( Wakil Direktur II BIW UB), Arif Zamroni, SH., MH., MM ( Ketua Asosiasi Petani Kakao Indoensia/APKAI) Serta Dr. Dodyk Pranowo, STP., Msi (Dosen FTP UB).

Dilansir melalui prasetya.ub.ac.id, wakil direktur I BIW UB Dr. Ir. Setyono Yudo T., MS menjelaskan bahwa kegiatan Chocolate Goes to Campus bertujuan untuk mempromosikan coklat sebagai produk dalam negeri yang banyak digunakan untuk produk makanan dan minuman masyarakat Indonesia.

“Jadi kita tidak menggunakan produk dari luar, harapannya coklat itu nantinya semakin populer di masyarakat dan banyak dari mahasiswa tertarik untuk berwirausaha dibidang coklat, baik sebagai distributor, sebagai pemasaran, sebagai reseller ataupun pengusaha coklat dimana ia berasal” ujarnya.

Chocolate goes to campus merupakan kegiatan promosi yang disambung dengan pameran produk-produk coklat, beserta varioan olahannya. Harapannya kegiatan ini mampu menginspirasi mahasiswa, dimana mereka bisa langsung melihat produk coklat yang ada dan mampu berkreasi serta menciptakan varian atau olehan cokelat yang baru.

Pelatihan olahan varian coklat yang diadakan di gedung BIW UB, mereka memiliki kreasi baru lagi. Coklat diolah kembali sehingga menjadi produk yang memiliki nilai jual yang lebih tinggi dan yang kedua adalah pelatihan pembuatan business model canvas dan pelatihan business plan untuk mengajukan proposal di PPBT (Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi) yang merupakan program dari Kemenristekdikti.

“jadi Dikti mempunyai program bahwa kampus itu harus mengkomersialkan teknologinya sehingga bisa dinikmati masyarakat dan tuga BIW adalah hilirisasi atau komersialisasi produk-proudk teknologi kampus untuk dimasyarakatkan,” Pungkas Yudo. (Jul)

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read previous post:
JAPFA Foundation Sediakan 20 Beasiswa Strata 1 Bagi Para Mahasiswa UB, Intip Yuk!

Penandatanganan kerjasama Program Beasiswa Strata 1 Bidang Peternakan Antara Fakultas Peternakan - Fakultas Perikanan Ilmu KelautanUniversitas Brawijaya Malang (UB) dengan...

Close