Pemuda Asal Libya Ini Bahagia Lihat Budaya Khas Malang di Kampung Budaya Polowijen

Infokampus.news, Malang – Rangkaian acara Design Thinking Camp 2018 hari ini (30/7) membuat Muhammad (29) salah satu peserta asal Libya bahagia. Pasalnya setelah bertahun-tahun dirinya berada di Indonesia ia baru benar-benar mengetahui langsung budaya Malang.
Saat mengikuti sarah sehan di kampung Budaya Polowijen, penyuka lalapan Malang ini mengungkapkan perasaannya saat melihat budaya Malang lebih dekat.
“Tadi saya baru saja kirim foto ke keluarga di sana karena saya baru tahu budaya Malang yang unik, bagus dan beda. Ya kalau di sana ada tapi sudah beda saja,” Tukasnya sambil menebar wajah sumringah.
Pemuda yang menyelesaikan kuliah magister dan doktornya di Indonesia ini mengaku banyak hal yang berbeda dari budaya Malang dan negeri asalnya Libya.
“Yang tidak ada ya musik semacam ini, lalu tariannya juga berbeda. Terlebih lagi disana tidak ada kampung budaya seperti ini,” Ujar pria yang sangat fasih berbahasa Inggris ini.
Dalam acara ini tiap peserta harus menemukan permasalahan yang terjadi di warga sekitar. Ia menceritakan persoalan yang ia temui di pantai sendang biru bersama kelompoknya. Menurutnya produksi ikan di pantai sendang Biru Malang cukup baik, sayangnya penjualan dari produk-produk hasil laut kurang luas.
“Saya sarankan jual di kota-kota besar jangan disana saja. Selain itu masalah lain yang kami temui kurangnya perhatian pemerintah terhadap pemeliharaan lingkungan pantai. Di sana banyak sampah keluhannya,” Tutupnya. (Pus)

ADV-728_x_90

Baca Juga :  3.779 Mahasiswa Baru UM Jalur SBMPTN dan Prestasi Daftar Ulang Hari ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *