Pemungutan Suara Pildek FEB UB Selesai, Nurkholis Raih Suara Terbanyak

Infokampus.news, Malang – Prosesi pelaksanaan Pemilihan Dekan (PILDEK) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya (UB) hari ini telah memasuki prosesi penjaringan suara yang dilakukan di Aula Gedung Pascasarjana lt. 7 FEB UB. Setelah dalam rapat kampanye pildek FEB UB pada Senin, tanggal (13/3)  kemarin ketiga calon Dekan memaparkan visi misinya, tibalah waktu untuk para civitas akademika FEB UB yang mempunyai hak suara untuk memilih calon pemimpinnya yang baru.

Dalam Pemungutan suara yang berlangsung sejak pukul 09.00 sampai pukul 14.00 WIB ini, total sebanyak 148  dari 165 pemegang suara menggunakan hak pilihnya. tercatat rincian pemegang hak suara diantaranya adalah 11 dari kalangan Lembaga Mahasiswa, 5  dari tenaga kependidikan, 57 dari Dosen Akuntansi, 51 Dari Dosen Manajemen, dan 41 dari Dosen Ilmu Ekonomi.

Calon Dekan Nomor 3 Raih Suara Terbanyak 

Dari hasil penghitungan suara, Nurkholis, SE., M.Bus.(Acc)., Ak., Ph.D selaku  Calon Dekan nomor urut tiga berhasil meraih perolehan suara terbanyak dengan 66 suara. Dirinya mengungguli Calon Dekan lain yaitu  Dodi W. Irawanto, SE., M.Com., Ph.D Dengan 29 Suara serta Dr. Susilo, SE., MS Dengan 23 suara. berikut hasil rekapitulasi penghitungan suara tersebut :

  • Nomor urut 1, Dodi W. Irawanto, SE., M.Com., Ph.D, 29 suara
  • Nomor urut 2, Dr. Susilo, SE., MS , 23 suara
  • Nomor urut 3, Nurkholis, SE., M.Bus.(Acc)., Ak., Ph.D , 66 suara
  • Suara Tidak Sah, 30 Suara
Baca Juga :  Kementrian ATR/BPN Target Tahun 2025 Seluruh Tanah Indonesia Memiliki Sertifikat
Kurang Detail Dalam Sosialisasi, Pildek FEB UB Diwarnai Banyaknya Suara Tidak Sah

Ditanyai mengenai mengenai banyaknya suara tidak sah yang terjadi dalam pemungutan suara kali ini, Menurut Ketua KPU Pildek FEB UB, Dr. Dra. Multifiah,  ini mengungkapkan bahwa kesalahan terbesar yang terjadi adalah kesalahan dalam pencoblosan kertas suara. diakuinya, kurangnya perhatian para pemegang suara dalam kegiatan sosialisasi yang dilakukanpihak KPU juga memainkan faktor besar dalam banyaknya kesalahan pencoblosan kertas suara.

“Mungkin sosialisasi yang kami sampaikan belum jelas, mungkin juga teman-teman pemegang suara yang tidak memperhatikan sosialisasi. tapi memang ini bisa jadi evaluasi untuk kedepannya bagaimana lebih detail lagi dalam mensosialisasikan tatacara pencoblosan kertas suara,” Paparnya.

Baca Juga :  Pendidikan Indonesia Jangan Dibandingkan Dengan Negara Maju!
Ketua KPU Apresiasi Partispasi dari Seluruh Civitas FEB

Dosen yang akrab disapa Titiek ini mengungkapkan bahwa prosesi dari semenjak tanggal 23 febriari lalu sampai saat ini terbilang lancar dan tanpa masalah. dirinya mengapresiasi setiap elemen yang berpartisipasi dalam kegiatan penjaringan dekan FEB pada tahun ini.

“Prosesi penjaringan sendiri alhamdulillah berlangsung lancar dan tanpa hambatan. insyaallah hasil dari penmungutan suara ini besok kami serahkan ke dekan, dan diteruskan ke senat untuk dirapatkan kembali sehingga terpilih Dekan FEB untuk periode mendatang,” Ungkapnya.

Terakhir, harapannya pada siapapun pihak yang terpilih menjadi Dekan FEB Nantinya dapat membawa FEB lebih maju dari saat ini. “Pemimpin selanjutnya harus mengevaluasi kinerja yang sudah dibuat oleh Dekan sebelumnya. dan yang terpenting harus transparan dan berani guna menciptakan FEB yang lebih maju lagi,” Tutupnya. (uch)

Baca Juga :  Gerak Lisan Utama, Langkah Unjuk Prestasi Universitas Islam Malang

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan / Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Taman Kecil Di Media Transparan

Hobi seseorang memang tidak akan lepas dari kegiatan – kegiatan yang menyenangkan, contohnya Taman Kecil yang dibuat menarik pada media...

Close