Penggunaan Sekretariat Dibatasi, Ini Komentar UKM OPUS

Infokampus.news, Malang – Sejak penggunaan sekretariat Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dibatasi, para pengurus dan juga anggota UKM justru merasa resah. Salah satunya adalah Organisasi Pecinta Musik atau OPUS yang merasa keamanan kantor sekretariat mereka justru berkurang.

Pasalnya, pintu dari sekretariat mereka tidak memiliki kunci, sehingga hanya ditali di beberapa bagian saja. Sebelum jam malam penggunaan diperketat yakni mulai pukul 18.00 hingga 22.00 WIB, mereka mengaku bergantian menjaga barang-barang inventaris UKM yang bernilai cukup mahal.

“Ya kalau kita memang harus ada yang menginap, karena harus menjaga barang-barang. Mahal mbak seperti bass gitu, dulu kita kehilangan tv kadang juga sepatu.” Ujar Andy Novi, pengurus OPUS Sie bidang studio.

Pembatasan Jam Untuk Opus Sendiri Baik, Namun Bergerak Semakin Sulit

Andy menyebutkan pembatasan ini juga menyulitkan mereka untuk beraktivitas yang mana seringnya dilakukan setiap hari hingga larut malam. Hal yang mereka lakukan memang membutuhkan waktu yang cukup panjang tidak seperti UKM lain, yakni mereka harus merekam lagu maupun latihan yang panjang jika ada pertunjukan.

“Kita kan beda dengan UKM lainnya, kita yang seni butuh waktu lebih panjang mempersiapkan banyak hal. Kalau recording atau latihan itu memang lama, lalu juga kita tidak bisa dilakukan sore atau siang mengingat ada jadwal kuliah.” Tuturnya.

Kendati demikian mereka juga menyadari bahwa adanya peraturan ini cukup baik dan bersifat menjaga, hanya saja mereka ingin kebijakan khusus untuk organisasi seni seperti OPUS dan juga beberapa lainnya segera dicari jalan keluarnya. (Pus)

Berita Terkait

  • Ditemui di sela kesibukannya, wakil rektor 3 Universitas Negeri Malang (UM) Dr. H. Syamsul Hadi M.Pd. M.Ed memberikan penjelasan detail tentang pembatasan jam malam UKM
  • Smalll Medium Enterprise (SME) atau yang lebih dikenal masyarakat Indonesia dengan nama Usaha Kecil Menengah (UKM) ini diakui sebagai salah satufaktor penting dalam sektor perekonomian di negara-negara Asean. UKM diakui sebagai penyumbang terbanyak dari sektor GDP dengan range presentase 23-58 %. Selain itu UKM juga menjadi sektor paling banyak dalam pembukaan lapangan kerja dengan presentase 43-97 %. Data tersebut disampaikan oleh Dosen Fakultas Ilmu Administrasi, Dr. Kusdi Raharjo dalam Acara…
  • Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Seni Religi Universitas Brawijaya (UB) menggelar salah satu program kerja terbesar mereka yaitu Festival Seni Religi (FSR). Sejumlah lomba yang dilaksanakan di Gedung Samantha Krida (Sakri) UB ini diantaranya sholawat Al-Banjari dan Duta Vokalis Gambus. Kegiatan ini diikuti oleh 40 peserta pelajar dan mahasiswa seluruh Indonesia.

Tinggalkan Balasan / Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Harapan Mahasiswa Untuk 45 Tahun Widyagama

Universitas Widyagama sedang menyambut dies natalis ke-45, banyak harapan dari warga kampus terutama mahasiswa.

Close