Peduli Pengungsi Palestina dan Suriah: UB Jalankan Misi Kemanusiaan di Yordania

Infokampus.news – Komitmen Universitas Brawijaya (UB) dalam memperhatikan isu-isu seputar kemanusiaan, perdamaian dunia, dan masalah pengungsi dibuktikan dengan perhatian utama UB terhadap kondisi pengungsi Palestina dan Suriah di Yordania. Salah satu perwujudan kepedulian UB pada masalah tersebut ialah pengaliran bantuan kemanusiaan yang khusus diberikan kepada para pengungsi. Misi kemanusiaan UB terhadap pengungsi Palestina dan Suriah ini dilaksanakan oleh Wakil Rektor UB Bidang Umum dan Keuangan, Dr. Sihabbudin, S.H., M.H. yang didampingi oleh para Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Nurkholis, SE., M.Bus.(Acc)., Ak., Ph.D., dan Fakultas Ilmu Administrasi, Prof. Dr. Bambang Supriyono, MS., Dekan Fakultas Hukum, Dr. Rahmat Safaat, M.Hum., S.H., Panitia MUPHRA 2018, Panji Deoranto, Ph.D, M.S, S.TP.,   Konsuler Khusus Urusan Negara Palestina KBRI Yordania Nico Adam, dan staf perwakilan United Nation for Relief and Work Agency (UNWRA) dalam kunjungannya ke kamp pengungsi Palestina di Baqa’a Camp.

Bantuan yang dialirkan UB berupa seragam sekolah anak-anak hingga remaja senilai JOD 2500.00. Seragam sekolah tersebut akan menjadi hak anak-anak pengungsi Palestina yang menjadi murid di sekolah dasar hingga sekolah menengah yang tersebar di kawasan Baqa’a Camp. Rombongan UB disambut hangat oleh pihak sekolah, siswa, dan perwakilan UNWRA yang bertugas di wilayah pengungsi yang telah berdiri sejak tahun 1968 dan merupakan kamp pengungsi terbesar di wilayah Yordania dengan jumlah pengungsi 119.000 orang. Sejumlah 16 sekolah tersedia di kamp ini yang memiliki kelas pagi dan kelas sore. Fokus utama di pengungsian ini adalah sektor pendidikan dan kesehatan.

Sementara itu, Rektor UB, Prof. Dr. Ir. Mohammad Bisri, M.S. menyerahkan bantuan untuk pengungsi Suriah di lokasi yang terpisah dengan rombongan UB sebelumnya, tepatnya di kamp pengungsian Azraq. Disaksikan oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Yordania dan Negara Palestina, bantuan kemanusiaan berupa alat-alat kecantikan dan jahit-menjahit senilai JOD 6515.00 diberikan kepada pengungsi Suriah, yang diterima oleh perwakilan dari United Nations High Commissioner of Refugees (UNHCR), Fransesco Bert di Hotel Le Grand Amman. Bantuan yang diterima tersebut akan dialirkan kepada sekolah vokasional tata kecantikan dan tata busana yang berada di kamp pengungsi Azraq.

“Mudah-mudahan UB bisa memberikan bantuan secara kontinyu. Bantuan tidak harus berupa materi tapi bisa saja kita mengirimkan para dokter dan tenaga medis dari UB untuk membantu UNWRA dan UNHCR yang kewalahan menangani jumlah pasien yang ada di kamp-kamp pengungsian di wilayah Yordania. Kita akan mencari jalan bagaimana kita bisa mengirim dokter-dokter dan tenaga medis kita melalui ‘Program Dokter dan Perawat Mengabdi’ untuk memberikan bantuan kemanusiaan pada pengungsi Palestina dan Suriah yang ada di Yordania bersama-sama dengan negara atau institusi donor lainnya,” papar Bisri. (Humas/Him)

 

Sumber: Press Release Humas UB

Berita Terkait

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read previous post:
yarmouk university
Direspon Positif, Rektor UB Tandatangani MoU dengan Yarmouk University

Infokampus.news - Rektor Universitas Brawijaya (UB), Dr. Ir. Mohammad Bisri, M.S., beserta rombongan mengunjungi dua universitas terbaik di Yordania yaitu

Close