Penutupan Halaqoh Diniyah, Unisma Fokus Keislaman Mahasiswa

INFOKAMPUS.NEWS – Sebanyak 4.660 mahasiswa Universitas Islam Malang (Unisma) mengikuti penutupan Orientasi Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (Oshika Maba) dan halaqoh diniyah di aula gedung bundar al-Asy’ari, Sabtu (7/9).

Tak hanya mahasiswa baru, mahasiswa dari angkatan sebelumnya yang belum lulus Oshika Maba dan halaqoh diniyah, juga wajib mengikuti agenda ini. Wakil rektor III Unisma Dr Ir Badat Muwakhid MP mengatakan Oshika Maba memberikan pengetahuan standar tentang sistem akademik dan kemahasiswaan.

Sedangkan halaqoh diniyah adalah standardisasi sikap keislaman. Materi yang diajarkan meliputi etika belajar menurut Islam, adab berpakaian, bergaul, dan berkomunikasi.

Dari 4.660 mahasiswa yang mengikuti halaqoh diniyah, 35 di antaranya adalah mahasiswa angkatan 2016, 2017, dan 2018. “Kelulusan halaqoh diniyah menjadi syarat wajib bagi mahasiswa. Kalau tidak lulus, nanti di semester tujuh mahasiswa tidak bisa memprogram skripsi,” tegas Badat.

Salah satu faktor yang menyebabkan mahasiswa tidak lulus halaqoh diniyah ialah tidak bisa membaca al-Quran. Ada 176 mahasiswa baru yang tidak lulus tahun ini. Meski begitu, Unisma sudah menyiapkan program bimbingan belajar al-Quran selama satu semester gratis bagi mahasiswa tersebut. Mereka akan dibimbing oleh 200 mahasiswa penghafal al-Quran yang diterima melalui jalur beasiswa. Pembelajaran ini akan dimulai sejak 14 September mendatang.

Baca Juga :  Video Perdamaian UNISMA Raih Rekor MURI

Halaqoh diniyah dilaksanakan di lima masjid di sekitar Unisma. Mahasiswa putri melakukan halaqoh diniyah di dua masjid, sementara mahasiswa putra di tiga masjid. Selama tiga hari halaqoh diniyah sejak Kamis hingga Sabtu (5-7/9), infak yang terkumpul dari mahasiswa 22.176.000 rupiah. Infak ini dibagi rata ke lima masjid. Tiap masjid mendapat 3.696.000 rupiah.

Pada penutupan halaqoh diniyah tersebut, Badat juga mengumumkan mahasiswa terbaik Oshika Maba dan halaqoh diniyah 2019. Mahasiswa terbaik Oshika Maba diraih oleh Hasifah Izah Amaliah dari Fakultas Peternakan pada urutan tiga, Zulfikar Firmansyah dari Fakultas Hukum pada urutan dua, dan Zahrul Ismiyah dari Fakultas Agama Islam sebagai peserta terbaik.

Sementara tiga mahasiswa terbaik halaqoh diniyah diraih oleh Ashabiqotul dari Fakultas Ekonomi Bisnis, Diana Indah dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, dan terbaik pertama diraih oleh Helmi Andika dari Fakultas Ilmu Administrasi. (ich)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *