Peraturan Lalu Lintas Untuk Keselamatan, Tapi Masyarakat Masih Belum Sadar?

Infokampus.news, Malang  – Saat ini peraturan lalu lintas sudah tidak bisa lagi dihitung jumlahnya. Namun uniknya, jumlah peraturan Indonesia yang bisa dihitung adalah peraturan yang biasa dipatuhi oleh masyarakat saja.

“Sekarang kan yang bisa dihitung berapa jumlah peraturan yang ditaati. Karena apa, yang ditaati cuma sedikit lainnya dilanggar,” ujar Hendi Bowoputro, dosen Fakultas Tehnik Universitas Brawijaya Malang (UB).

Tak heran, saat ini keselamatan berlalu lintas sangat sulit untuk didapatkan. Karena masyarakat masih tidak memahami bahwa peraturan dibuat sebenarnya untuk keamanan dan keselamatan mereka sendiri. Bahkan jika kita lihat, fasilitas keamanan dan keselamatan lalu lintas yang seharusnya digunakan malah dibangun pemerintah dengan percuma.

“Makanya fasilitas yang dibuat pemerintah itu jarang digunakan,” tambahnya, saat ditemui kemarin (13/4).

Gunakan 3E Untuk Kontrol Keamanan dan Keselamatan

Hendri menyebutkan, untuk mengatasi masalah ini sebenarnya ada cara yang bisa digunakan agar masyarakat menaati peraturan. Yakni dengan melakukan 3E, Educate, Engineering, dan Enforcement. Untuk 2E pertama, pemerintah harus mulai memberikan pengertian dan juga fasilitas memadai hingga masyarakat paham akan kesadaran tertib berlalu lintas.

Jika setelah itu masyarakat masih melanggar peraturan, maka hukuman akan langsung diberikan kepada mereka secara tegas.

“Masih melanggar? Ya kasih enforcemet seperti push up, lari-lari dan sebagainya. Namun paling penting ya masyarakat kesadaran lah, harus dilatih mantalnya untuk aman dan patuh.” Tutupnya. (Pus)

 

Berita Terkait

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Transportasi Umum Ternyata Masih Tidak Terjangkau Masyarakat!

Transportasi umum ternyata masih belum bisa dijangkau oleh warga kota Malang secara luas saat ini. Bukan karena harganya yang meroket,...

Close