Tentang Perbedaan ITB dan ITS: Tetap Unggul dalam Bidang Masing-masing

Infokampus.news – Dari namanya saja, institut dan universitas sudah jelas berbeda. Menurut KBBI, universitas berarti perguruan tinggi yang terdiri atas sejumlah fakultas yang menyelenggarakan pendidikan ilmiah dan/atau profesional dalam sejumlah disiplin ilmu tertentu. Sementara itu, institut adalah organisasi, badan, atau perkumpulan yang bertujuan menyelenggarakan usaha pendidikan, kebudayaan, sosial, persahabatan (antarbangsa), rehabilitasi, dan sebagainya. Maka dari itu, universitas seolah memiliki hak yang lebih luas dalam pengelolaan keilmuannya, berbeda dengan institut yang lebih spesifik keilmuannya walau memang pada institut ada beberapa jurusan yang tidak sejalan dengan nama institut itu sendiri. Di antara institut yang ada di Indonesia, terdapat institut teknologi negeri tertua dan paling tenar hingga kini, yakni Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Lantas apakah perbedaan ITB dan ITS itu sendiri hingga ramai diperbincangkan? Simak tulisan berikut ini.

Perbedaan ITB dan ITS

Sebelumnya, mari membahas sedikit tentang perbandingan kualitas universitas dengan institut yang notabene lebih spesifik bidang ilmunya. Dari asumsi publik, terdengar celetukan “institut teknologi pasti lebih bagus dari fakultas teknik yang ada di universitas”. Apakah rumor ini benar?

Baca Juga :  Calon Pendaftar SBMPTN 2019, LTMPT Himbau Jangan Lakukan ini!

Jawabannya: belum tentu. Kualitas suatu jurusan tidak bisa serta merta dilihat dari seberapa spesifik sebuah lembaga dalam penyelenggaraan program studinya. Ada beberapa faktor yang membuat beberapa jurusan di institut kalah unggul dari universitas, salah satunya yakni usia dari jurusan tersebut. Seperti contoh, Departemen Metalurgi dan Material (DTMM) Universitas Indonesia (UI) dibandingkan dengan Jurusan Teknik Material dan Metalurgi (JTMM) IMeskTS. Usia DTMM UI lebih tua dibanding dengan JTMM ITS yang baru akan menginjak 15 tahun. Dari segi tenaga pengajar DTMM UI jauh lebih unggul karena memiliki lebih banyak profesor dibanding dengan JTMM ITS. Hal ini akan berakibat pada akreditasi jurusan. Faktor alumni yang jumlahnya jauh lebih banyak juga dapat memengaruhi mudah tidaknya fresh graduate mencari pekerjaan. Namun jika dilihat dari segi keilmuan, nampaknya keduanya memiliki level yang hampir sama.

Hal yang sama berlaku pula untuk perbandingan ITB dan ITS. Dari segi umur, ITB lebih dulu ada dibanding ITS. Maka tak heran jika akreditasi jurusan dan kuantitas lulusan masih unggul ITB. Selain karena usia yang sudah tua, rupanya ITB mempunyai budaya belajar yang kondusif dan mencetak sumberdaya yang kritis, sebab lulusannya banyak dikenal sebagai tokoh inspiratif baik di kancah nasional maupun internasional. Terlebih, institut yang tak lelah berkarya ini kini mampu menjalin kerja sama dengan lembaga-lembaga internasional seperti Massachusets Institute of Technology (MIT).

Baca Juga :  Halal Bihalal, Mulai Dari Peluncuran Buku Hingga Masuki Tahun Ajaran Baru UWG Berkomitmen Jadi yang Terdepan

Meskipun secara umum ITB lebih unggul dari ITS, namun ITS mempunyai beberapa bidang yang menonjol bahkan tanpa bayang-bayang perguruan tinggi seniornya seperti ITB dan UI, seperti bidang robotika. Selain itu, lulusan ITS juga mulai unjuk gigi di kancah nasional seperti di kursi pemerintahan dan sektor lainnya.

Jadi, Sobat FoKus mau ke mana? ITB, ITS, atau FT-Universitas? Itu hak Sobat FoKus untuk memilih. Memilih bukan hanya melihat gengsi, bukan hanya ikut kawan, bukan hanya ikut keinginan orang tua berbekal asumsi atas perbedaan ITB dan ITS. Memilih adalah demi masa depan. Semoga bermanfaat! (him)

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *