Peringati 70 Tahun UGM, Alumni Arsitektur & Perencanaan (DTAP) UGM Adakan “Unjukrasa” WA+U

INFOKAMPUS.NEWS – Penyelenggaraan event Week of Art, Architecture and Urbanism (WA+U) yang dibaca sebagai “WATU” ini merupakan bentuk ekspresi alumni Departemen Arsitektur dan Perencanaan (DTAP) Universitas Gadjah Mada (UGM) dalam rangka turut merayakan peringatan 70 tahun UGM.

 

Program hari terakhir pada tanggal 21 Desember 2019  dimulai dengan MiniGP Race dari jam 8.30 pagi dan diakhiri dengan coaching clinic oleh Dyan Dilato (Safety Director FIM di Asia) dan Dimas Ekky Pratama (pembalap Moto2 dari team Idemitsu Honda Asia)  yang  diselingi pula  dengan pertunjukan Street Fashion Show.
Alumni Departemen Arsitektur dan Perencanaan UGM saat “UNJUKRASA” WATU

 

Sebagai acara penutupan dan guyub temu kangen alumni, pada malam harinya diselenggarakan pementasan Kethoprak dengan lakon “Ande-Ande Lumut” yang disutradarai oleh Agus Marsudi (Ketua KATAPGAMA) dengan penampilan beberapa pemain seperti Panut Mulyono (rektor UGM), Dwi Hernuningsih (Dewan Pengawas RRI), Nizam (Dekan FT UGM), Samsul Kamal (GUruBesar FT UGM), Agus Priyatno (Ketua KATGAMA), serta bintang tamu Den Baguse Ngarso.
Bernard “Ben” Sihombing selaku “Provokator” WA=U menyampaikan bahwa Pamer karya yang dikemas dalam bentuk #unjukrasa kali ini meliputi arsitektur dan lansekap,  instalasi seni, kiprah pelestarian area bersejarah dan pusaka, fotografi, sinematografi, animasi, fashion dan batik tradisional yang prestasinya sudah dikenal di skala nasional maupun internasional.
Salah satu #unjukrasa karya yang menjadi highlight acara ini adalah instalasi karya Zulfian Amrullah, alumni arsitektur yang berprofesi  sebagai Art Director ARTJOG, berjudul “Jejaring” yang membungkus pintu masuk area pameran di Pusat Kebudayaan Koesnadi Hardjasoemantri (PKKH UGM).
“Jejaring”
Jejaring besi-besi yang dijalin sebagai instalasi lorong masuk WA=U ini, merupakan interpretasi gamblang tentang bagaimana acara temu alumni kali ini terwujud karena kekuatan berjejaring. dengan maksud  mengapresiasi pilihan langgam arsitektur Pusat Kebudayaan Koesnadi Hardjasoemantri karya arsitek Prof. Dr. Ir. Pramono Atmadi, maka bentuk lorong masuk WA=U ini sebagian besar  meneruskan jalinan kotak-kotak kolom atap, dan lantai dengan dimensi yang serupa dalam susunan yang tumbuh merapat dan  saling berkait. seperti simbol harapan jalinan jejaring baru berikutnya akan terus tumbuh, saling menguatkan satu sama lain lewat pertemuan dan nostalgia WA=U.
Sesuai dengan konsep WA+U, sebagai sebuah festival kreatif dan kolaboratif, “Jejaring” karya Zulfian Amrullah diserahkan pada tanggal 21 Desember 2019 secara simbolis kepada DTAP UGM di PKKH UGM dan  dihadiri oleh Ketua Keluarga Alumni Teknik Arsitektur dan Perencanaan UGM (KATAPGAMA), Agus Marsudi. (Rls/Rfl)
Baca Juga :  Hasil Uji Lab Keluar, Mahasiswa di Malang Positif Corona

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *