Peserta PMMB: Mundur Selangkah, Maju Tiga Langkah

Infokampus.news – Berbagai cara dilakukan oleh Kampus Inovasi Universitas Widyagama Malang untuk memberikan bekal yang komprehensif kepada calon lulusannya. Semua bertujuan agar alumninya siap bersaing dan bersanding dengan alumni PTS lain atau bahkan PTN di pasar kerja. Program yang paling gres adalah PMMB (Program Magang Mahasiswa Bersertifikat). Ini adalah program kompetisi dana hibah dari kemenristek dikti. Sudah beberapa kali UWG mendapatkan dana hibah seperti ini. Yang baru dari program ini adalah bahwa tempat magang para mahasiswa ini bukan UMKM mitra PT, tetapi BUMN (Badan Usaha Milik Negara).

Tahun 2019 ini UWG berhasil meloloskan 25 orang mahasiswa untuk mengikuti program yang merupakan kerjasama antara BUMN RI dan FHCI (Forum Human Capital Indonesia). Hari ini Selasa 30 Juli 2019 mereka akan dilepas secara formal oleh Rektor UWG Prof. Dr. Ir. Iwan Nugroho, MS setelah mendapatkan pembekalan dari Ketua P2K UWG Dra. Wiwin Purnomowati, MSi. Mereka berasal dari Fakultas Pertanian, Fakultas Ekonomi dan terbanyak dari Fakultas Teknik.

Baca Juga :  Naik 11 Peringkat, UWG Berhasil Duduki Posisi 76 Dari 2.141 PT

Delapan peserta yang ditempatkan di PT. Petrokimia Gresik, PT. Pertani (Persero), Perum Bulog, PT Perusahaan Gas Negara (Persero) dan PT. Perusahaan Listrik Negara (Persero) akan memulai aktifitasnya pada tanggal 1 Agustus 2019. Yang diterima magang di Perum Jasa Tirta l akan memulai pada tanggal 5 Agustus 2019, dan beberapa yang lain (PT PAL Indonesia, PT Adhi Karya, PT Brantas Abipraya dan PT Jasa Marga (Persero) Tbk akan memulainya pada awal bulan depan. Sementara itu sembilan orang sisanya masih menunggu kabar penempatannya.

Dalam laporannya Wiwin Purnomowati menyampaikan bahwa P2K (Pusat Pengembangan Karier) akan melakukan monitoring ketat terhadap semua peserta melalui instrumen tertentu, juga melakukan kunjungan lapang langsung ke sepuluh BUMN tersebut. Ketua UPT yang dikenal dengan program Uji Nyalinya itu juga menyampaikan bahwa program ini tidak serta merta membawa mahasiswa menjadi karyawan tetap di tempat magangnya tetapi bukan tidak mungkin manakala terdapat penilaian yang baik, maka setelah program selesai mahasiswa akan direkrut menjadi karyawan tetapnya.

Baca Juga :  Perkuat Jaringan, STIKI Buka Program Internship

Dalam sambutan pelepasannya Rektor UWG Prof. Dr. Ir. Iwan Nugroho, MS berpesan agar para peserta serius melaksanakan tugas yang dipercayakan kepadanya. “Ini adalah kesempatan emas yang tidak semua mahasiswa mendapatkannya. Oleh karena itu manfaatkan kesempatan ini dengan maksimal untuk belajar tentang banyak hal. Disana ada kemungkinan saudara bertemu dengan peserta yang sama dari PT lain. Jaga nama baik almamater,” harap Iwan.

Kepada para peserta PMMB ini Iwan juga telah berjanji akan memperhatikan ketertinggalan mata kuliah selama mereka mengikuti program magang enam bulan ini. “Saya pastikan, saudara tidak akan merugi secara akademik, mundur selangkah, tetapi maju tiga langkah,” janjinya. Maksudnya, mahasiswa “kehilangan waktu satu semester” tetapi pada saat yang sama, tetap diperkenankan melakukan KRS, mendapatkan nilai maksimal untuk dua mata kuliah terkait dan diijinkan mengikuti semester pendek.

Pada saat yang sama Rektor UWG periode kedua ini sekaligus menginstruksikan kepada para dekan dan kaprodi terkait yang juga hadir pada saat itu untuk mengkonversi kegiatan magang BUMN ini dengan nilai maksimal untuk dua mata kuliah pada semester berjalan dan setelah akhir program para mahasiswa diberikan kesempatan untuk mengikuti semester pendek.

Baca Juga :  STIKI Siap Gemakan Ide-ide Kreatifnya di Ajang Gemastik 12 2019

Acara seremonial sederhana ini diakhiri dengan foto bersama.

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *