Petakan Zona Rentan Likuifaksi di Banyuwangi, Mahasiswa ITB Raih Juara 1 GEOSC

Infokampus.news, Malang – Tiga mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) berhasil meraih juara 1 pada ajang Geoscience Student Competition (GEOSC) FGMI-IAGI di Universitas Indonesia (UI) 6-8 Oktober 2016 lalu. Mereka adalah Fatiyah Sholihah, Clearesta Elsura Jannah, dan Maulana Ashari mahasiswa Program Studi Teknik Geologi ITB. Dibawah bimbingan Imam A. Sadisun dan Dwi Sarah, ketiga mahasiswa semester 7 ini mengajukan penelitian berjudul ‘Peta Zonasi Kerentanan Likuifaksi Berdasarkan Analisis Geomorfologi dari Citra Satelit dan Data CPT (Cone Penetration Test) : Studi Kasus Daerah Banyuwangi, Jawa Timur’. Mereka menganalisis data citra satelit dan data uji penetrasi konus (CPT) untuk mengevaluasi potensi likuifaksi di daerah Banyuwangi, Jawa Timur.

Secara sederhana, likuifaksi berarti fenomena tanah ketika kekuatan dan daya dukung tanah menurun karena getaran yang diakibatkan oleh gempa atau guncangan lainnya. Clearesta, salah satu anggota tim mengungkapkan bahwa Banyuwangi merupakan daerah rawan gempa yang berpotensi besar mengalami likuifaksi.

“Banyuwangi punya sejarah gempa berkali-kali, daerah ini memiliki dominasi endapan kuarter yang terdiri atas Alluvium yang mendukung terjadinya likuifaksi,” jelasnya kepada Infokampus.

Baca Juga :

Sementara itu analisis dari data citra satelit akan didapatkan peta geomorfologi yang menggambarkan kondisi lateral geologi dan tipe endapan yang berkembang di tiap titik bor. Sedangkan dari data uji penetrasi konus (CPT) dapat diketahui konstruksi geologi bawah permukaan daerah penelitian.

“Nanti korelasi dari dua data itu bisa digunakan sebagai acuan untuk mengurangi risiko bencana likuifaksi dan dijadikan pertimbangan dalam pembangunan infrastruktur pada daerah rawan bencana likuifaksi di Banyuwangi,” paparnya.

Keberhasilan penelitian di ajang GEOSC kali ini, menurut Clearesta juga tak lepas dari bimbingan Eko Soebowo, pembimbing dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

“Kita banyak mengacu pada paper-paper Pak Eko Soebowo dan sempat konsultasi langsung dengan beliau,” katanya.

Mahasiswi asal Malang ini juga menyebut bahwa gelar juara tersebut dicapai setelah melalui 7 rangkaian perlombaan yakni Geoscience Knowledge, Geoscience Research & Presentation, Engineering Geology, Rock & Core Identification, Mineral Exploration, Survey Design for Seismic, serta Log Evaluation & Reservoir Calculation.

Geoscience Student Competition (GEOSC) merupakan rangkaian acara dari Convention GeoSEA XIV dan 45th IAGI . GEOSC sendiri merupakan inisiasi dari Forum Geosaintis Muda Indonesia (FGMI). Kegiatan ini diikuti oleh 16 tim perwakilan SM-IAGI seluruh di Indonesia meliputi ITM, UNSRI, UIR, ITB, UI, UNPAD, UNSOED, STTNAS, STTMIGAS, UPN, UNDIP, UNSOED, UB, UGM, ITS, AKPRIND, dan UNMUL. (gpl)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pameran Seni Asean, UM Gandeng Yala Rajabhat University Thailand

Mulai hari ini (10/10) hingga hari Sabtu (14/10) mendatang Universitas Negeri Malang menggelar pameran seni tingkat Asean yaitu 'Arteastism' bekerjasama...

Close