PKK Maba UB jadi Ladang Emas Pendulang Rupiah Warga Sekitar

Infokampus.news – Menjelang pelaksanaan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKK Maba) Universitas Brawijaya, sejumlah pedagang alat ospek mulai menggelar dagangan di sepanjang Jalan Veteran sekitar kampus Universitas Brawijaya, Selasa, 23 Agustus 2016.

Barang-barang kebutuhan ospek seperti kertas asturo beragam warna, nametag, sandal jepit, kresek, kaos kaki, dasi maupun slayer digelar di atas karpet sepanjang trotoar dan dijual dengan harga Rp 3-5 ribu. Musim Maba memang jadi lahan bisnis tersendiri bagi warga sekitar untuk membantu kebutuhan para mahasiswa baru.

“Awalnya kasian mahasiswa baru kalau pas butuh barang-barang buat ospek apalagi kalau tokonya tutup, jadi kami menyediakan,” kata Endang penjual alat ospek musiman asal Betek.

Baca Juga:

Ia bersama suaminya Wahyu mengaku sudah 9 tahun secara rutin menggelar dagangan alat ospek dan terima pesanan pembuatan alat ospek. Mereka memasang tarif jasa pembuatan tersebut antara Rp 50-100 ribu. Dalam kurun waktu 2 minggu berjualan alat ospek, Wahyu yang sehari-hari bekerja sebagai pedagang sandal mengaku mendapat keuntungan yang cukup besar.

“Ya lumayanlah kalau 2 minggu begitu untung bersihnya sekitar Rp 4 juta,” terangnya.

Tahun ini PKK Maba UB sesuai dengan kalender akademik, dilaksanakan pada tanggal 30 Agustus sampai 1 September 2016. Tentunya dengan konsep pengenalan kehidupan kampus yang lebih humanis dibanding tahun-tahun sebelumnya, mengingat Menteri Pendidikan RI sebelumnya telah mengeluarkan peraturan yang diantaranya adalah wajib mengenakan seragam dan atribut resmi dari sekolah atau kampus. (glh)

cska

Admin Super INFOKAMPUSNEWS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Serap Senyawa Kotoran Ayam, Mahasiswa FTP UB Raih Emas PIMNAS

Keresahan terhadap maraknya penyakit pernapasan akut yang menyerang unggas ayam, membuat 4 mahasiswa Universitas Brawijaya membuat sistem alat penyerap senyawa...

Close