PKKMB PNM, Prajurit Yonif 501 ajak Mahasiswa Cinta dan Menghargai Tanah Air

Infokampus.news – Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Politeknik Negeri Madiun (PNM) resmi dibuka (30/07) lalu. Upacara pembukaan PKKMB langung di pimpin Prajurit Yonif Para Raider 501/ Bajra Yudha mengajak Mahasiswa PNM lebih cinta dan menghargai tanah air.

“Selamat datang, selamat berjuang dan menikmati hari-hari sebagai mahasiswa.” Ungkap Direktur PNM Muhammad Fajar Subkhan, S.T., M.T dan ditandai dengan adanya penyematan Kartu Tanda Peserta kepada perwakilan mahasiswa baru saat Upacara Pembukaan PKKMB yang diikuti oleh seluruh mahasiswa baru Politeknik Negeri Madiun, panitia, pendamping, staff kampus serta pelatih.

Setelah upacara pembukaan, acara dilanjutkan dengan kegiatan Peraturan Baris Berbaris (PBB) dimana  Dwiyanto selaku koordinator pelatih Kompi I mengatakan “Tugas saya adalah memebntuk karakter sehingga mereka di kampus bisa mengikuti aturan dan para dosen”.

Dalam kegiatan PBB ini peserta dibagi menjadi dua kelompok, untuk Kompi I dilaksanakan di lapangan basket sedangkan kompi II, III, dan IV di lapangan upacara. Untuk menambah semangat, setiap kompi harus menyanyikan yel-yel. Kegiatan Peraturan Baris Berbaris berakhir sebelum tengah hari.

Acara selanjutnya adalah pemberian materi Bela Negara yang berlangsung mulai pukul 19.00 WIB bertempat di Alua AH Simanjuntak 501 Madiun. Hal ini bertujuan agar peserta PKKMB lebih memiliki rasa cinta dan menghargai tanah air.

“Sebenarnya tujuan dari bela negara itu yang paling utama adalam dari diklatsar dan PPKMB untuk menanamkan jiwa bela Negara akan rasa cinta NKRI, jadi dnegan saya berikan sedikit pengarahan bela Negera ini, semog adaik-adik dari Politeknik Negeri Madiun dapat terbuka pikirannya bahwa yang bela Negara itu tidak hanya TNI tetapi seluruh warga Negara sesuai profesinya masing-masing.”

“Prinsip dari seorang mahasiswa adalah pembawa perubahan, jadi sudah sewajarnya apabila mahasiswa lebih mengenali Indonesia termasuk kekayaan yang dimilikinya karena hal tersebut adalah milik rakyat Indonesia. Sayangnya saat ini kekayaan tersebut tidak seluruhnya dapat dinikmati oleh rakyat. Hampir seluruh kekayaan tersebut di ekspor oleh Negara lain.” Imbuhnya.

Pada akhir penyampaian materi, diputarkan sebuah video mengenai bela negara yang di dalamnya menceritakan mengenai perjuangan TNI dalam mempertahankan Ibu Pertiwi agar tidak direbut Negara lain.  (Jul)

 

 

 

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read previous post:
Literasi siap bantu masyarakat
Lewat Literasi, Mahasiswa KKN Tematik UM Jember Siap Bantu Masyarakat

Infokampus.news – KKN gelombang kedua telah resmi dibuka oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Jember yakni Dr. Ir. M. Hazmi DESS., di

Close