Gandeng BUMN, 25 Mahasiswa Lolos PMMB UWG

Infokampus.news – Unit Pelaksana Teknis Pusat Pengembangan Karir (UPT P2K) Kampus Inovasi Universitas Widyagama (UWG) Malang meluncurkan program terbarunya, Program Magang Mahasiswa Bersertifikat (PMMB). PMMB UWG ini memang bukan program magang untuk yang pertama kali bagi lembaga pendidikan tinggi yang berlokasi di Jalan Borobudur ini.

Program magang serupa sudah empat kali digelar dengan istilah yang berbeda-beda oleh UPT yang membidangi program kompetensi ini. Bermula dari COOP dan PBBT (Program Belajar Bekerja Terpadu) yang keduanya berada di bawah Ditjen Belmawa Kemenristekdikti, kini program magang bernama PMMB yang berada di bawah Kementerian BUMN ini adalah pengalaman pertama P2K UWG.

Tak hanya berganti nama, program magang ini mengusung konsep yang lain dari biasanya. Jika tahun-tahun sebelumnya tempat magang mahasiswa UWG adalah mitra UMKM binaan UWG, PMMB UWG menetapkan target tempat magang yakni Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Selain itu, para peserta mendapatkan sertifikat yang dapat dipergunakan sebagai SKPI (Surat Keterangan Pendamping Ijazah).

Rangkaian kegiatan diawali pada pertengahan Bulan April 2019 dengan ditandatanganinya Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Rektor UWG Prof. Dr. Ir. Iwan Nugroho, M.S. dengan Ketua Umum Forum Human Capital Indonesia (FHCI) Herdy R Harman di Jakarta. Dalam waktu kurang dari seminggu, rekrutmen mahasiswa dilakukan dengan persyaratan yang cukup ketat antara lain mahasiswa aktif, IPK, kesanggupan mengikuti kegiatan ini selama 6 (enam) bulan penuh dan bersedia ditempatkan di seluruh BUMN yang ada di tanah air. Waktu program 6 (enam) bulan ini memaksa mahasiswa yang berminat untuk cuti dari kuliah. “Secara waktu memang mahasiswa harus mundur penyelesaian kuliahnya selama satu semester, satu langkah, tetapi dengan mengikuti program ini, menurut saya mahasiswa justru dapat melangkah dua step lebih jauh,” demikian motivasi Ketua P2K Dra Wiwin Purnomowati, M.Si. menyemangati para calon peserta.

Baca Juga :  4 Mahasiswa UGM Berhasil Bantu Petani Minimalisasi Kerugian Petani dengan Alat iniloh!

Pada tahap seleksi administrasi, terdapat sebanyak 34 pendaftar yang memenuhi syarat. Kemudian, wawancara dua tahap dilakukan dan terseleksilah sebanyak 25 peserta. Sembilan peserta lainnya yang tidak bisa mengikuti magang tersebut tidak semuanya gugur dalam wawancara, namun ada beberapa faktor lain penyebab keguguran yaitu mengundurkan diri sebelum proses wawancara atau tidak mendapat izin dari orangtua. “Satu calon peserta dinyatakan gagal sebelum proses wawancara bukan karena materi wawancara tetapi karena yang bersangkutan adalah WNA sementara ada beberapa BUMN yang tidak menerima peserta magang yang non WNI,” demikian jelas Wiwin, dosen FE Program Studi Akuntansi ini.

Akhir Mei 2019 mendatang, hasil wawancara terakhir akan diumumkan. Selanjutnya, pelaksanaan PMMB UWG dimulai pada Juli 2019. Seperti pada pelaksanaan program magang sebelumnya, selama program berlangsung, peserta akan mendapatkan kompensasi finansial dan akan dimonitor langsung oleh Tim Pelaksana Program melalui kunjungan lapang dan laporan tertulis peserta. (him)

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *