Porang , Makanan Alternatif Rendah Kalori Ini Akan Segera Diproduksi Massal

Infokampus.news, Malang – Porang makanan alternatif untuk kamu yang sedang diet ataupun untuk para penderita diabetes ini merupakan bahan makanan sejenis suwek dan talas. Pengolahan porang ini tidaklah mudah dan harus dilakukan secara khusus karena kandungan oksalat (re: zat yang apabila terkena kulit akan menyebabkan gatal) di dalamnya cukup banyak. Namun, umbi ini ternyata memiliki kandungan glukoman yang tinggi.

Glukoman ini merupakan zat yang mampu membuat orang yang mengkonsumsinya tidak mudah lapar yang memiliki kandungan kalori 0%, serta mampu mengurangi kolesterol darah.

“Glukoman yang tinggi yang terdapat dalam porang inilah yang menyebabkan kami dari ahirnya memutuskan untuk menggunakan porang sebagai bahan yang kami pilih,” ujar Eva Ni’maturohmah anggota Pusat Penelitian dan Pengembangan Porang Indonesia saat ditemui tim infokampus.news pagi ini (24/10).

porang makanan alternatif r

Porang Makanan Alternatif Mengenyangkan Cocok Untuk Penderita Diabetes dan Masyarakat Yang Ingin Diet, UB Akan Segera Bangun Pabrik

Porang sendiri merupakan bahan makanan yang cukup mudah ditemui di beberapa wilayah seperti Bantur, Madiun, dan Saradan. Untuk proses produksi, tim peneliti harus mengubah terlebih dahulu porang menjadi tepung hingga ahirnya dipergunakan untuk campuran bahan makanan seperti jelly drink, sosis, pentol, hingga campuran bahan kosmetik serta bahan baku obat-obatan.

“Jadi untuk membuat tepung porang harus dibikin chips dulu, setelah jadi chips baru bisa diolah menjadi tepung. Tepungnya sendiri ada beberapa macam, yang paling murah kami banderol harga 150 ribu rupiah. Tapi kalau untuk yang murni glukomanan ini harganya 400 ribu rupiah,” tambahnya.

Kedepannya, selain akan mengembangkan lagi tepung ini untuk penderita diabetes, saat ini pabrik tepung porang juga tengah digarap oleh tim dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Porang Indonesia di kampus UB. Total dana sebanyak 2 milyar rupiah sudah dianggarkan untuk pembangunan pabrik ini.

“Jadi nanti ada pabrik pengolahan porang, target tahun ini kami pabriknya selesai. Tahun depan kami anggarkan untuk isi pabrik ya seperti mesin dan sebagainya, lalu tahun berikutnya kami akan mulai produksi massal. Harapannya pabrik ini juga akan jadi sumber income untuk kampus juga,” Pungkas dekan Fakultas Teknologi Pertanian UB Dr Sudarminto Setyo Yuwono. (Pus)

Berita Terkait

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ITN Tumbuhkan Rasa Percaya Diri dan Kerjasama Maba Lewat Architecture Day’s

Architecture Day's, yakni acara yang digelar oleh Himpunan Mahasiswa Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN Malang) merupakan salah satu acara yang...

Close