Prihatin, Hanya 3 PTN Di Indonesia yang Masuk Daya Saing Dunia

Infokampus.news – Kondisi memprihatinkan kembali dirasakan oleh dunia pendidikan di Indonesia. Pasalnya dari 4.700 perguruan tinggi, hanya tiga PTN saja yang berdaya saing dunia. Tiga PTN tersebut diantaranya adalah Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Institut Teknologi Bandung (ITB).

Menrisetdikti, Mohamad Nasir, mengungkapkan keprihatinannya dengan kondisi perguruan tinggi di Indonesia yang tidak memiliki daya saing di luar negeri. Untuk itu, Mohamad Nasir menawarkan solusi dengan mengundang rektor dari luar negeri untuk memimpin perguruan tinggi di Indonesia.

Sebelumnya pada tahun 2016 Mohamad Nasir sudah menyatakan idenya untuk mendatangkan rektor dari luar negeri, namun sayangnya gagasan tersebut mendapat protes dari para rektor yang menganggap bahwa apabila Indonesia mendatang rektor dari luar negeri akan menjadikan Indonesia sebagai bangsa inlander.

Bukan tanpa alasan, dasar pemikiran Mohamad Nasir ini berasal dari negara-negara lain yang berhasil memajukan perguruan tingginya dengan mendatangkan rektor dari luar. Misalnya saja Singapura, Taiwan dan Tiongkok yang berhasil maju karena rektor luar negeri. Arab Saudi saja yang pada awalnya berada pada ranking 800 kemudian bisa naik drastis setelah mendatangkan rektor dari luar negeri. kini dari rangking 800 arab saudi berhasil menduduki rangking 189 di dunia.

Baca Juga :  Berapa Biaya Kuliah Mandiri UB 2022 Untuk Calon Mahasiswa Baru?

Mohamad Nasir mengungkapkan bahwa pada tahun 2020, presiden akan mencanangkan kembali untuk mendatangkan rektor dari luar negeri. Dalam penindaklanjutan pencanangan tersebut, Kemenrisetdikti akan melakukan mapping. Dalam hal ini Mohamad Nasir akan melihat kembali aturan yang tidak mendukung dan kemudian mencabut aturan tersebut. Pemerintah juga akan menyederhanakan peraturan agar dapat menciptakan kesempatan bagi rektor dari luar negeri untuk berkompetisi di Indonesia.

Dalam pendanaan untuk wacana ini, Mohamad Nasir akanĀ  menggandeng menteri keungan. Dan budget-nya akan disiapkan oleh pemerintah pusat (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan). Penyiapan budget dari pemerintah pusat ini bertujuan agar proses pendanaan rektor dari luar negeri tidak mengganggu pendanaan untuk perguruan tinggi.

Dengan adanya wacana ini diharapkan kedepannya perguruan tinggi di Indonesia tidak hanya dapat berdaya saing di kancah dunia namun juga bisa memberikan kemajuan di dunia pendidikan di Indonesia. (Jul)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.