Program KKN Mahasiswa UNISMA Untuk Desa – Desa Mandiri

Infokampus.news, Malang – Warga Universitas Islam Malang sedang berlomba – lomba merealisasikan program pengabdian kepada masyarakat melalui program KKN mahasiswa. Dengan turun langsung, mahasiswa – mahasiswa UNISMA sudah membentuk kelompok dan menyusun program untuk pembangunan dan pengembangan desa.

Bekerja sama dengan kementrian sosial sejak 2016, UNISMA mendapat dukungan penuh dari Kemensos RI. Sudah ada lima desa di Kabupaten Malang yang sudah resmi di Wisuda sebagai desa mandiri. Melalui program – program kerja sosial, mahasiswa UNISMA menggali potensi – potensi masyarakat desa.

Dr. H. Masykuri, M.Si selaku rektor Universitas Islam Malang menyatakan jika kegiatan KKN sangat membantu banyak pihak. Baik Universitas, Mahasiswa dan tentunya masyarakat desa.

“Universitas dapat mengarahkan mahasiswa sebagai modal pengembangan masyarakat, Mahasiswa menyalurkan kemampuannya untuk melayani masyarakat, dan masyarakat bertumbuh bersama mahasiswa untuk berinovasi dan berkreasi,” tuturnya.

“Bersama – sama berkreasi dan berdedikasi untuk desa, dengan memberikan penyuluhan dan pembelajaran yang tepat. Mahasiswa juga berusaha menggali potensi – potensi yang dimiliki warga desa lalu mengembangkannya menjadi lebih baik dan inovatif,” pungkasnya.

Melalui Program KKN Mahasiswa, UNISMA Mengevaluasi Amanah

KKN 2017 ini sudah rampung diselesaikan, dengan begitu UNISMA sudah berhasil mengevaluasi amanah yang diberikan oleh Kemensos RI. Beberapa kelompok KKN yang dibentuk, masing – masing mendapat PR penting untuk dapat menjadikan warga desa menjadi lebih berkembang.

“Mahasiswa mengembangkan potensi dari SDA maupun SDM yang sudah ada dengan membentuk UMKM Ekonomi Kreatif, mengangkat kembali makanan lokal, dan mengembangkan kembali seni tradisional yang sudah jarang orang tahu,” ungkapnya.

“Berbagai macam potensi yang digali oleh mahasiswa dapat dijadikan sebagai bentuk upaya membangun desa mandiri. Nantinya desa mandiri ini akan menjadi sentra pariwisata yang akan dikenal banyak orang dari luar Kabupaten Malang,” paparnya.

“Ini juga merupakan energi baru bagi masyarakat, dengan adanya pengembangan SDA dan SDM, warga desa dapat belajar lebih banyak lagi mengenai kekayaan desa yang sangat potensial,” tutupnya. (has)

Berita Terkait

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pakde Karwo, ‘Pendidikan Harus Lebih Inovatif, Tinggalkan Konsep Kuno!’

Dalam acara kuliah tamu yang digelar di aula lantai 2 gedung H3 Pascasarjana UM hari ini (16/3), Gubernur Jawa Timur,...

Close