Pusat Kopi UB Forest: Penelitian sekaligus Pemberdayaan Masyarakat

INFOKAMPUS.NEWSHutan Pendidikan Universitas Brawijaya (UB) atau yang biasa disebut UB Forest, fokus melakukan penelitian dan pengembangan produksi kopi. Hal tersebut disampaikan Direktur UB Forest Prof Eko Ganis di area kebun kopi UB Forest, Rabu (11/9).

Kopi menjadi tanaman utama di strata dua. Sementara di strata satu, UB Forest fokus pada tanaman tegakan seperti pinus dan mahoni. Luas lahan yang ditanami kopi mencapai lima puluh persen dari total luas 554 hektar.

Sebagai hutan pendidikan yang berorientasi ke masyarakat, UB Forest memberdayakan penduduk sekitar untuk menanam kopi. Menurut Eko Ganis, pihaknya mengemban tugas berat. Pasalnya, masyarakat di sekitar hutan kerap dikonotasikan sebagai masyarakat miskin. Maka, ini menjadi tantangan bagi UB Forest untuk membangun kebersamaan dengan masyarakat.

Manajer Produksi dan Penelitian UB Forest Meda Baskara juga mengatakan lahan yang dulunya milik perhutani ini sudah lama ditanami kopi.

“Jadi, petani kopi di sini tetap menanam di petak-petak miliknya. Nanti, hasilnya dijual kepada kami dengan harga sama dengan di pasaran,” ujarnya.

Panen kopi di UB Forest

Hasil panen kopi di UB Forest ini lantas diolah di laboratorium terpadu UB. Proses pengolahan kopi dapat melalui empat proses, yakni proses pengolahan natural, semi wash, full wash, dan honey. Masing-masing pengolahan menciptakan hasil yang berbeda-beda.

“Hasil dari masing-masing proses ini juga ada penggemarnya sendiri-sendiri,” imbuh Meda.

Hasil olahan kopi berupa biji kopi mentah (green bean) telah banyak dibeli oleh industri café. Biji kopi tersebut akan diolah sesuai dengan ciri khas masing-masing café.

Biji kopi UB Forest memiliki rasa yang khas dan unik. Hal ini karena tanaman kopi tumbuh di bawah tegakan pohon pinus. “Kopi itu, rasa yang dihasilkan dipengaruhi oleh tempat tumbuhnya. Kalau di bawah pinus, kopinya akan mengandung sedikit cita rasa pinus. Itu yang menjadi ciri khas kopi UB Forest,” tukas Meda.

Selain sebagai pusat kopi, UB Forest yang diresmikan pada 2017 ini juga sebagai tempat pembelajaran dan penelitian mahasiswa. Berbagai multidisiplin ilmu dapat menjadikan UB Forest sebagai tempat belajar. Sebut saja pertanian, agroteknologi, hingga mahasiswa manajemen pemasaran bisnis.

UB Forest terletak di dusun Sumbersari, desa Tawang Argo, Karangploso, kabupaten Malang. Sementara, pengolahan biji kopi dilakukan di laboratorium terpadu yang terletak di kawasan Ngijo, Karangploso, kabupaten Malang. (ich)

Leave a Reply

Your email address will not be published.