Rawan Bencana, Pemerintah Menganggarkan Konservasi 5 juta per Hektar

Infokampus.news, Malang – Banyaknya korban bencana alam pada sejumlah daerah di Indonesia seperti banjir bandang di Pangandaran, Garut dan beberapa kota lainnya mendorong masyarakat yang tergugah hatinya melaksanakan aksi sosial. Gerakan konservasi lahan hingga pembuatan Undang-Undang khusus untuk mencegah bencana alam kini sudah mulai bermunculan. Pemerintahpun turut telah mengeluarkan kebijakan berkaitan dengan hal tersebut.

“Pemerintah akan membuat Undang-Undang baru dan dianggarkan 5 juta rupiah per satu hektarnya untuk konservasi lahan. Alokasi ini nantinya dibagi untuk beberapa jenis lahan yaitu yang sangat kritis, kritis, dan sebagainya,” kata Dosen jurusan teknik sipil, Dr Ir Kustamar MT pada acara seminar nasional konservasi lingkungan dan kearifan lokal yang digelar kampus Institut Teknik Nasional (ITN).

Kondisi Indonesia Menghawatirkan, Masyarakat Belum Sadar Lingkungan

Kondisi Indonesia saat ini terutama di musim penghujan sangat menghawatirkan, akan banyak terjadi longsor di beberapa titik. Maka ia menyarankan, untuk mencegah erosi, masyarakat dan pemerintah harus bekerja sama melakukan konservasi lahan dengan memprioritaskan lahan yang sangat kritis.

Baca Juga :

“Untuk mengetahui lahan mana yang bisa diprioritaskan, maka lakukan analisa kondisi lahan,” tukasnya.

Adapun beberapa cara untuk mengkonservasi tanah yaitu dengan menanam tanaman-tanaman tumpang sari seperti jati, waru, dan gmelina.

Penulis : Irma Puspita
Editor : Galuh Pandu Larasati

Foto : Irma : Infokampus.news

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Lima Cara Mudah Dapat Skor TOEFL Tinggi!

Memiliki skor TOEFL tinggi kini menjadi kebutuhan setiap mahasiswa. Bagaimana tidak, skor TOEFL mampu membuatmu meraih banyak kesempatan, seperti lanjut...

Close