Redam ‘Petisi Penggantian Wakil Rektor 3’, UB Berencana Rancang SOP Khusus!

Infokampus.news, Malang – Hingga hari ini jumlah pengisi ‘petisi penggantian Wakil Rektor 3 UB’ angkanya terus merangkak naik mencapai angka 2000an. Petisi ini dibuat karena banyak anggota Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang merasa tidak puas dengan kinerja Wakil Rektor 3 UB, Prof. Dr. Ir. Arief Prajitno M.S, khusnya pada pencairan anggaran kegiatan internal maupun eksternal masing-masing UKM.

“Sebenernya intinya sih sesuai kaya yang di petisi itu, intinya kami diberi dana yang jauh dari anggaran proposal kami dan angkanya ini tidak main-main,” ungkap salah satu narasumber yang terkait langsung dengan hal ini.

Unitnya mengajukan proposal untuk acara yang cukup besar dengan budget yang besar mencapai angka hampir 180 juta rupiah namun dana yang mereka terima dari pihak kampus hanya senilai 7,5 juta rupiah saja.

“Dari proposal kami 180 juta an yang turun hanya 7,5 juta bayangkan bagaimana kita tidak panik itu H-2 minggu,” paparnya bernada kecewa.

Ia menambahkan hal ini tidak hanya terjadi di unit miliknya saja, namun hampir semua unit kegiatan merasakan hal yang serupa. Hingga dalam kondisi terparah mereka harus rela menggadaikan barang berharga untuk menutupi kekurangan dana yang dibutuhkan unit.

“Ahirnya kami cari dana sana sini dan minta bantuan rektor langsung alhamdulillah diberi waktu itu. Tapi ya kami panik setengah mati itu uang banyak sekali, kami masih untung dapat sponsor banyak. UKM lain itu malah sampai ketua umumnya menggadaikan sepeda motor untuk menutupi kekurangannya itu,” tandasnya.

‘Kesalahpahaman’ yang terjadi antara pihak UKM dan pihak unit kemahasiswaan serta Wakil Rektor 3 ini sebenarnya sudah berlangsung beberapa waktu silam. Namun untuk petisi ini sendiri, mereka mengaku baru membuat dan juga disebarkan secara viral melalui rekan-rekannya.

“Saya tau ini dari temen, dan sampai sekarang angkanya naik kan, ya itu banyak memang yang dibegitukan. Kami sering protes, dan sering pula kami diancam mau dibubarkan, ini tidak sekali dua kali tapi sering.” pungkasnya.

Pihak UB Mengaku Sudah Berusaha san Berencana Membuat SOP Khusus

Sementara di lain pihak kampus UB mengaku telah mengetahui adanya petisi ini dan juga mulai melakukan ‘perdamaian’ terhadap UKM dan berencana membuat SOP khusus terkait dengan hal ini. Ditemui beberapa waktu lalu, Wakil Rektor 3 UB, Prof. Dr. Ir. Arief Prajitno M.S mengaku mengetahui adanya petisi ini dan mengklaim terjadi kesalahpahaman besar dalam masalah ini.

“Ini sebenarnya kesalahpahaman saja, saya tidak mungkin lah mempersulit mereka dan sebagainya. Selain itu kami memang kuwalahan mengurusi proposal pengajuan dana yang numpuk ini jadi kesannya lambat, tapi sebenarnya juga kita bantu cari sponsor juga kami beri referensi” paparnya menerangkan.

Namun dengan adanya hal ini ia dan juga pihak kampus tengah berbenah dan juga merencanakan proses pembuatan prosedur pengajuan dana dari unit-unit. Ia dan pihak kampus berharap di tahun depan tidak ada lagi kesalahpahaman seperti ini.

“Mekanisme pembuatan pedoman sudah jalan dari seminggu yang lalu, kami juga sudaj bertemu Presiden EM lama dan baru ditambah beberapa ketua UKM nah nanti kita rapat lagi. Nanti dipakai di 2017 sehingga dengan adanya pedoman itu UKM tidak salah paham,” ujarnya.

Arief menekankan pada prinsipnya semua dana kegiatan kemahasiswaan yang diadakan hanya bersifat membantu dan juga memiliki mekanisme khusus. Selain itu ada beberapa birokrasi yang memang harus berjalan, tidak semua aspirasi dan permintaan dapat dilaksanakan sempurna.

“Saya kan tidak bekerja sendiri ya di lantai 3 itu lalu di bawah juga ada tim yang menilai proposal. Tidak semua saya yang tangani saya juga hampir tidak hapal satu persatu berapa jumlah dana yang dikucurkan untuk UKM, semoga selanjutnya tidak terjadi kesalahpahaman semacam ini” tuturnya. (Pus)

Berita Terkait

  • Sebanyak 314 orang dosen terdaftar mengikuti seminar yang digelar Universitas Islam Malang (UNISMA) hari ini. Seminar ini disambut dan dibuka langsung oleh rektor UNISMA Prof. Dr. Masykuri M.Si dengan beberapa wejangan untuk para dosen yang hadir dalam acara tersebut.
  • INFOKAMPUS.NEWS, Cikarang - Rektor President University, Jony Oktavian Haryanto melantik Badan Senat Mahasiswa (PUSC), Badan Eksekutif Mahasiswa (PUSU), dan Himpunan Mahasiswa (PUMA) dari berbagai jurusan. Dalam sambutannya, Jony berharap himpunan mahasiswa bisa berkontribusi untuk semakin meningkatkan daya saing para mahasiswa."Kami berharap anda tidak hanya berkompetisi dengan para mahasiswa di dalam negeri, tetapi juga menguasai serta mampu mengaplikasikan teori agar dapat bersaing secara global dengan mahasiswa dari kampus-kampus di luar negeri,"…
  • Rektor Universitas Indonesia (UI) Prof. Dr. Ir. Muhammad Anis, M.Met melantik Dekan Fakultas Ilmu Administrasi UI (FIA UI) periode 2016 – 2020 Prof. Dr. Eko Prasojo, Mag.,rer.,Publ. pada Selasa (6/12) di Balai Kirti UI kampus Depok.

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

700 Karya Desain Grafis Mahasiswa UMM dipamerkan di acara Artphobic

Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali mempertontonkan hasil karya mahasiswanya. Kali ini mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi yang menyelenggarakan pameran karya Desain...

Close