Rektor UNIGA, ‘PERMEN Pencabutan Tunjangan Dosen Itu Positif dan Fair’

Infokampus.news, Malang – Turunnya Peraturan Menteri Ristekdikti mengenai pencabutan tunjangan dosen dan guru besar apabila tuntutan pekerjaan mereka tidak tercapai, memang bukan lagi berita baru. Namun hal ini mulai menjadi bahasan utama bagi tiap Rektor untuk mendorong para dosen dan guru besar memenuhi tuntutan kinerja mereka, terutama dalam hal penelitian.

“Ya memang itu suatu tuntutan yang harus kita lalui agar bisa menjadi profesional. Stepnya lah,” ujar rektor Universitas Gajayana Malang (UNIGA) Prof. Dyah Sawitri, S.E., M.M S.E., M.M

Berbeda dengan kampus lain, ia justru ingin mendorong para dosen dan guru besar agar menyikapi peraturan terbaru ini dengan positif.

“Kita harus tetap menanggapinya positif, karena semua peraturan itu sejatinya mencetak kita menjadi lebih kompeten dan profesional,” tambahnya pada tim infokampus.news.

Kembangkan Kemampuan Dosen dan Guru Besar Dengan Pelatihan Internal

Ia mengaku menyadari pentingnya kompetensi pembuatan jurnal baik untuk para dosen dan guru besar maupun manfaatnya bagi kampus UNIGA.

“Maka dari itu kami melakukan pembinaan internal baik dalam pengajuan proposal maupun dalam proses penelitian. Jadi dalam penelitian didampingi asisten internal maupun eksternal, pokoknya kita akan kawal hingga dapat yang kita inginkan yaitu jurnal masuk ke dalam jurnal nasional dan juga internasional,” paparnya.

Dyah menambahkan ia sendiri mengaku mengetahui sulitnya masuk dalam indeks jurnal nasional maupun internasional, namun hal ini semoga tidak menjadi penghalang utama para dosen dan guru besar untuk terus membagikan ilmu mereka.

“Tidak mudah memang masuk jurnal, kesana berkali-kali dan masih juga butuh perbaikan. Tapi jangan sampai dijadikan sebuah alasan untuk menunda, karena kan ini termasuk berbagi ilmu juga. Penting untuk kemaslahatan masyarakat luas,” pungkasnya. (Pus)

Berita Terkait

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Masruchin Ruba’i, ‘Jangan Punya Mindset Money Goal, Tapi Truth Made You Money’

Prof. Masruchin Ruba'i S.H, M.S, guru besar Fakultas Hukum Universitas Brawijaya Malang (UB) telah bergelut sejak muda dalam dunia hukum.

Close