Revolusi Mental Belajar Mengajar Untuk Generasi Z Di Era Big Data

Infokampus.news, Malang – Bertempat di Ruang Seminar Gedung A, STIKI kembali mengadakan pelatihan dengan tema Revolusi Mental Belajar Mengajar untuk generasi Z di Era Big Data di khususkan untuk seluruh  asisten dosen dan dosen stiki pada jumat 13 april 2018. Kegiatan yang dibuka oleh ketua STIKI Malang Dr. Eva handriyantini, S.Kom,M.MT ini menghadirkan pembicara tamu dari UM , Prof.Dr. I Nyoman Sudana Degeng M.Pd.

Di awal materi Prof Degeng memaparkan tentang perbedaan besar antara berbagai generasi yang ia bagi menjadi tiga generasi yaitu generasi sabak ( generasi dengan penggunaan papan batu ) , generasi kertas dan generasi gadget, disini ia juga menceritakan berbagai pengalam pribadinya dalam mengajar.Setelah itu ia juga menjelaskan perbedaan cara ajar mengajar antara generasi sekarang dengan generasi dahulu dan perbedaan ini yang harus dipelajari sebagaimana seorang pengajar harus bisa memahami/mengenal  siapa yang akan dia ajar.

Revolusi Mental Belajar Mengajar Untuk Generasi Z Di Era Big Data

Revolusi mental ini juga termasuk dalam Revolusi belajar , Revolusi Konsep mengajar dan Revolusi Konsep Kurikulum. Belajar adalah hal yang penting dan mengajar adalah hal yang tidak penting karena meskipun anda adalah seorang pengajar tapi anda juga masih perlu belajar. “ mengajar bagaikan tukang bersih-bersih sungai, agar air dapat mengalir bebas tanpa hambatan” ungkapnya

Baca Juga :  Kampus Unikama Bakal Terima 2000 Mahasiswa Baru di Tahun 2022

Diakhir acara ia juga menggungkapkan bagaimana melakukan perubahan cara mengajar yang menyesuaikan dengan era big data sekarang ini dan bagaimana cara melakukan revolusi mental yang dapat membawa dampak besar “ bagaimana semua itu bisa untuk dirubah , lakukan perubahan, hargai perbedaan” tutupnya. (Humas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *