RUU Kebudayaan, Langkah Awal Memajukan Indonesia dari Sektor Pariwisata

Infokampus.news – Rancangan Undang-undang (RUU) tentang kebudayaan akan segera disahkan pada akhir 2016. Anggota komisi X DPR RI Ridwan Hisjam mengatakan bahwa keberadaan RUU ini merupakan tonggak penegakan hukum dalam menaungi dan melindungi pluralisme budaya Indonesia. Kearifan lokal masing-masing daerah menurutnya perlu dijaga supaya tidak ada dominasi pada satu budaya tertentu.

“Undang-undang budaya lokal membuat budaya-budaya lokal atau kearifan lokal harus kita jaga. Jangan semuanya didominasi oleh satu budaya, misal orang Papua di Jawa ya tetap pada budaya Papua jangan jadi Jawa,” jelas Ridwan.

Kebudayaan Faktor Penting Meningkatkan Devisa Negara

Negara melindungi kearifan lokal, budaya, bahasa daerah, dan ciri khas masing-masing daerah melalui Undang-undang. Peraturan ini, menurut Ridwan akan berimplikasi positif terhadap devisa negara. Sebab salah satu penyumbang devisa negara adalah pariwisata, sedangkan pariwisata itu sendiri bersumber dari 2 faktor yakni alam dan kebudayaan.\

Baca Juga :

“Kalo budaya berkembang baik, devisa akan jadi nomor satu dari sektor pariwisata. Pariwisata itu terdiri dari alam seperti gunung, pantai, laut dan kedua kebudayaan, tidak ada yang lain lagi,” imbuhnya.

Saat ini sektor terbesar penyumbang devisa negara secara berurutan adalah minyak dan gas bumi, batu bara, perkebunan, dan pariwisata. Sehingga pemerintah tengah menggencarkan promosi pariwisata dengan target mendatangkan 20 juta wisatawan mancanegara selain wisatawan domestik untuk menjadi penyumbang devisa negara terbesar dari sektor pariwisata.

“Inilah peran mahasiswa dan perguruan tinggi pula untuk mencapai target tersebut,” tutupnya.

Penulis : Galuh Pandu Larasati

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read previous post:
Beasiswa S2 Luar Negeri
Daftar Beasiswa S2 Luar Negeri 2016 – 2017!

Apakah Anda sudah menemukan beasiswa S2 yang sesuai untuk melanjutkan studi di luar negeri? Jika belum. Beberapa beasiswa S2 luar...

Close