Salah Nama, Kesalahan Fatal Paling Umum Di SBMPTN

Infokampus.news, Malang – Mungkin dari para Sobat FoKus pernah ada yang mendengar tentang kasus gagalnya seorang siswa berprestasi dalam menempuh ujian SBMPTN dengan cara yang tidak wajar. Kemungkinan besar, kejadian seperti itu adalah gara-gara sang peserta salah nama saat mengisikannya di lembar jawaban.

“Sudah jadi pengetahuan umum itu jika setiap tahun pasti ada saja yang salah mengisikan identitasnya di lembar jawaban. Seperti barusan ini juga ada kasus beda nama saat ujian, sehingga kami harus mengingatkan si peserta agar nantinya saat diinput ke computer nilainya tidak blank,” terang Dr. Suryadi selaku penanggung jawab lokasi ujian SBMPTN di Kampus ASIA yang menjadi rekanan penyelenggara Universitas Brawijaya Malang.

Dalam kasus beda nama yang ia sebutkan sebelumnya, seorang peserta ditemukan mengisikan nama yang berbeda di lembar jawaban dengan kartu tanda peserta ujiannya. “Di kartu peserta tertulis Aggriyanchan, tapi di lembar jawabannya ia tulis namanya Aggrainchan. Walau beda sedikit saja, ini bisa berakibat fatal lho, akhirnya kami yang mengingatkan agar penulisan namanya disamakan,” terangnya.

Salah Nama, Gunakan Nama Pendaftaran

Suryadi mengatakan, saat kasus serupa ini terjadi, para peserta mau tidak mau harus berpegang teguh pada identitas yang telah tertulis di kartu peserta ujian. “Soalnya itu data yang dijadikan acuan oleh panitia pusat. Walau berbeda dengan nama asli, mungkin Karena salah pengisian saat pendaftaran atau yang lain-lain, namun identitas itu yang diakui oleh panitia,” terang Suryadi.

Begitu pula dengan nama singkatan untuk mereka yang memiliki nama yang lebih panjang dari kolom yang disediakan di lembar jawaban. “Sebagai contohnya untuk yang memiliki nama Ahmad Zulkarnain Pamungkas, jika mendaftarnya dengan nama A Zulkarnain Pamungkas ya harus ditulisnya seperti itu. Jangan diganti dengan Ahmad Zulkarnain P atau yang lainnya Karena bisa berakibat pada hasil ujiannya,” tambahnya.

Dalam kasus ini, ia menghimbau untuk para siswa-siswi SMA/SMK sederajat untuk selalu teliti dengan identitasnya di SBMPTN tahun-tahun ke depan. Karena kesalahan identitas adalah salah satu factor terbesar gagalnya seseorang dalam menempuh uian SBMPTN. (ART)

Berita Terkait

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tidak Ada Kecurangan Di Asia

Dalam pelaksanaannya, Dr. Suryadi selaku penanggung jawab lokasi tes mengatakan bahwa tidak ada kecurangan yang terdeteksi oleh mata

Close