Sanggar Blitz Gelar Pertunjukan Tebeng

Infokampus.news, Malang – Anak-anak penggiat seni teather yang tergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa teather Sanggar Blitz Institut Teknologi Nasional melangsungkan pertunjukan Tebeng, singkatan dari Teater Bengi pada hari Sabtu (22/4). Gelaran pertunjukan ini dilaksUpload Filesanakan pada di Gedung Kesenian Gajayana.

Dalam pertunjukan ini ditampilkan sebuah pertunjukan teater dengan tajuk “Rumah Di Tubir Jurang”. Sebanyak sembilan orang pemain berkontribusi memerankan tokoh masing-masing dalam pertunjukan ini.
“Secara keseluruhan prosesnya sudah dimulai sejak dua bulan lalu. Kami digiatkan oleh 27 orang panitia ditambah dengan sembilan orang pemain,” terang Asrori, sekretaris pertunjukan Tebeng.

Acara ini adalah acara rutin yang digelar setiap tahun oleh anak-anak Sanggar Blitz. Biasanya, pertunjukan semacam ini diadakan pada waktu pergantian pengurus setiap tahunnya.

Sanggar Blitz Tampilkan Konflik Yang Kompleks

Teater ini menampilkan karya dari sutradara Dhiaz yang juga adalah Ketua Umum Sanggar Blitz yang baru serta penlis naskah S. Yoga. Ada Sembilan orang tokoh dalam drama ini yaitu Eyang Kakung, Sunan, Sumirah, Umar, Lastri, Mawar, Noki, dan Tejo.

Dalam pementasan itu ditampilkan sebuah drama keluarga tentang sebuah rumah yang berisi orang-orang bermasalah, mulai dari keegoisan Sumirah sebagai seorang ibu, Lastri yang hamil di luar nikah dengan Umar, juga pernikahan siri antara Mawar dan Noki yang tak direstui. Tidak hanya itu, dalam pertunjukan ini juga diselingi banyak guyonan-guyonan segar dari Eyang Kakung  yang pikun dan Tejo yang genit.

Cerita ini memang terkesan lebih realis dari cerita-cerita teather yang banyak ditampilkan oleh kelompok teather kampus lainnya. ”Kami memang mengambil cerita dari kehidupan nyata yang realis sebagai gambaran umum bahwa keluarga dengan kehidupan seperti ini benar-benar ada. Naskah ini memang ada beberapa perubahan di bagian humornya sebagai variasi untuk para penonton,” terang Dhyaz. (ART)

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Wisuda Semester Ganjil, Ternyata Masa Tunggu Lulusan UNIKAMA Hanya 3-6 Bulan!

Dalam konferensi pers Wisuda Semester Ganjil tahun ini, ternyata masa tunggu lulusan Universitas Kanjuruhan Malang (UNIKAMA) Hanya 3-6 Bulan saja

Close