Satu Guru Besar UGM Positif Terinfeksi Corona Covid-19

INFOKAMPUS.NEWS – Wakil rektor bidang kerja sama dan alumni UGM Paripurna Poerwoko Sudarga mengkonfirmasi bahwa salah seorang guru besar Universitas Gadjah Mada (UGM) positif terinfeksi virus corona covid-19.

“dengan ini atas persetujuan keluarga atas nama rektor beliau sedang dalam perawatan karena mendeita COVID-19. keluarga memperbolehkan atau meminta kta untuk menyebut namanyau untuk melindungi temn kolea maupun siapapun yang berhubungan dengan beliau (iwan dwiprahasto) untuk melakukan tracing” tuturnya

Hal ini dilakukan karena hingga saat ini, kata Paripurna, belum diketahui informasi tentang riwayat kontak terkahir Iwan Dwiprahasto. Padahal hal itu penting untuk dapat mencegah secara dini penyebaran virus Corona.

Paripurna belum mengetahui detail kapan terakhir kali Iwan mengajar. Namun, ia memastikan bahwa mantan Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UGM masih aktif mengajar di Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FKKMK) UGM.

Ia berharap dengan membuka identitas Iwan, maka mereka yang merasa pernah kontak langsung dalam waktu tiga pekan terakhir untuk segera memeriksakan diri ke rumah sakit yang memiliki pelayanan dan penanganan COVID-19.

ia berpesan agar masyarakat menghormati privasi pasien untuk mempercepat pemulihan. selain itu ia juga mengimbau agar mereka yang pernah melakukan kontak dengan pasien positif untuk segera melakukan cek kesehatan.

Sementara itu, terkait dengan isu adanya staf dan anggora Pusat Studi Transportasi dan Logistik (pustra) UGM juga dikabarkan suspect corona dibantah paripurna.

“Ketua Pustral sudah membuat surat resmi bahwa berita itu tidak benar. beliau bertemu dengan guru besar UGM dan berjabat tangan pada tanggal tertentu. namun beliau menyatakan sehat.” Ujarnya.

Sebelumnya pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengkonfirmasi adanya penambahan pasien positif terinfeksi virus corona atau covid-19. “berdasarkan informasi dari kementrian kesehatan, disampaikan bahwa ada hasi laboratorium positif dari sampel warga DIY dikirimkan ke Litbangkes” juru bicara Pemda DIYuntuk penanganan Covid-19 Berty Murtiningsih.

Ia menambahkan pasien positif corona merupakan sampel yang diambil dari Yogyakarta total terdapat dua orang positif corona. sebelumnya pemerintah pusat mengumumkan pada 13 maret 2020, seorang balita positif corona. Minggu 15 Maret 2020 Pemda DIY membenarkan bahwa balita berusia 3 tahun positif terinfeksi corona. (Edt)

Leave a Reply

Your email address will not be published.