SBMPTN CBT Ditingkatkan Jadi 30 Ribu

Infokampus.news – Setelah sukses menjalani Seleksi Bersama Masuk Perguruan TInggi Negeri (SBMPTN) dengan menggunakan Computer Based Test (CBT) atau berbasis komputer, tahun ini Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) kembali menyelenggarakan pelaksanaan SBMPTN CBT.

Pada 2017 ini, pelaksanaan SBMPTN CBT akan meningkat sebesar 30 ribu peserta. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir, di Gedung Dikti, Jakarta, Jumat (13/1/2017).

“Tahun ini sendiri jumlah SBMPTN CBT diperbanyak pesertanya menjadi 30 ribu,” ujarmnya.

Pelaksanaan SBMPTN sendiri merupakan seleksi masuk ke PTN dengan menggunakan ujian tertulis. Selain itu, peserta juga akan melakukan ujian keterampilan. Tahun 2016, merupakan pelaksanaan SBMPTN CBT yang pertama. Jumlah peserta yang bisa mengikuti SBMPTN 2016 ini juga dibatasi hanya 2.500-an peserta.

Sementara itu, Ketua Panitia Pusat SNMPTN dan SBMPTN 2017, Ravik Karsidi menambahkan jika pelaksanaan SNMPTN dan SBMPTN ini juga harus bisa menyentuh daerah-daerah 3T. “Tahun ini sendiri PTN yang terlibat dalam pelaksanaan SNMPTN 2017 sebanyak 78 PTN,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Menristek Dikti Mohammad Nasir menambahkan, ujian berbasis komputer jauh lebih efisien dibanding ujian tertulis yang menggunakan kertas. Ia menjelaskan, jawaban peserta SBMPTN yang masuk dalam sistem komputer dapat langsung diolah.

Sementara, untuk ujian yang menggunakan kertas, panitia harus terlebih dahulu melakukan scanning jawaban ke komputer sehingga tingkat distorsi lebih tinggi. Selain itu, Nasir mengatakan ujian berbasis komputer juga relatif lebih terjaga kerahasiaannya. (FAM)

 

Sumber: Republika

Berita Terkait

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Menristekdikti Pastikan Siswa di Daerah Bisa Daftar PTN

kesempatan untuk mengenyam pendidikan di perguruan tinggi negeri bisa dirasakan oleh semua calon mahasiswa termasuk siswa di daerah.

Close