Seberapa Pentingnya pendampingan Orangtua untuk Anak? Intip Kisah Inspiratif Benny dan Aminah Berhasil Antarkan Anak S2 di UGM dan Amerika

Infokampus.news – Kesadaran akan pentingnya komunikasi orangtua dan guru untuk mengawal proses belajar anaknya rupanya disadari sepenuhnya oleh pasangan Benny dan Siti.

Berkat pendampingan orangtua anak pertama Dodik Pranata Wijaya yang kini berusia 27 tahun bisa menempuh pendidikan S1 di Fakultas Hukum Universitas Trunojoyo Madura pada tahun 2014 melalui beasiswa bidikmisi lantas meraih S2 dari michigan State University College of Law Amerika Serikat pada pertengahan 2018 lalu melalui beasiswa LPDP

Sedangkan anak keduanya, Novi Indah Permata Sari berusi 23 tahun kini menempuh pendidikan S1 melalui bidikmisi di Teknologi industri Pertanian UTM tahun 2018, dan saat ini sedang melanjutkan S2 prgram studi ilmu dan teknologi pangan Universitas Gadjahmada melalui beasiswa LPDP

Sementara anak bungsunya Andika Ramadhani Wijaya saat ini masih berusia 11 tahun dan masih duduk di kelas V sekolah dasar.

Tidak mudah bagi Benny dan AMinah untuk memperjuangkan pendidikan bagi ketiga anaknya. Benny hanyalah lulusan SD di Banjar Baru, Kalimantan Selatan dan kini pekerjaan tetap sebagai supir truk pasir, sementara istrinya Aminah saat ini membantu ekonomi keluarga dengan membuka warung nasi sederhana di beranda rumahnya di Desa ketapang Daya, Madura Jawa Timur.

Baca Juga :  Persembahan Untuk Negeri, Ma Chung Berikan Kontribusi Selamatkan Terumbu Karang

Mereka berbagi pengalaman bagaimana cara mendidik anak mereka. melalui kisah inspiratifnya, dapat disimpulkan mereka mendampingi anak-anak dengan kedisiplinan dan komunikasi yang intensif dengan gurunya.

“saya sering sengaja bertemu dengan gurunya anak-anak untuk memantau perkembangan anak. kalau nilai kurang saya minta nasihat apa yang harus saya lakukan sebagai orangtua.” tutur Amina.

Lain lagi dengan sang ayah, saat dalam perjalan di truk mengantar muatan pasir yag bisa berhari-hari, ia rajin menelpon keluarga terutama anak-anaknya untuk memastikan apa yang dilakukannya.

Hal ini dilakukan karena khawatir dengan pergaulan anak-anak muda di Maura banyak terlibat kasus narkoba, tawuran dan perilaku negatif lain.

Benny dan Aminah menerapkan kedisiplinan ketat baik dalam hal belajar maupun pergaulan. misalnya diingatkan tidak sembarangan memilih teman serta selalu disiplin dalam mengelola waktu antara belajar, istirahat dan bermain.

“saya selalu mengingatkan anak-anak, kalau mau membahagiakan orangtua harus benar-benar sekolah, sungguh-sungguh belajar. saya terapkan kedisiplinan dan membatasi pergaulan, walaupun kedepannya saya beri kebebasan untuk anak-anak menentukan langkah hidupnya,” tuturnya.

Baca Juga :  UTBK Mudahkan Mahasiswa Ikuti SBMPTN, Bagaimana menurutmu?

Niat yang kuat dari Aminah untuk menyekolahkan anakanaknya karena tidak ingin anak-anaknya bernasib sama dengeannya.

“saya dan bapak ini orang yang tidak berpendidikan dan kondisi ekonomi yang pas-pasan. tapi hati kecil saya ingin anak-anak sekolah setinggi-tingginya. saya harus kerja keras untuk anak anak saya agar nasib mereka lebih baik, meskipun berpindidikan dan ekonomi pas-pasan anak-anak saya bisa berhasil” Ungkap Aminah. (Jul)

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *