Sekelumit Kisah dari Warung Makan, Perjalanan Mawapres ke Negeri Kincir Angin

Infokampus.news, Malang – Datang ke kafe kalau tidak makan, nongkrong, berarti mengerjakan tugas alih-alih mencari wifi gratisan. Mungkin begitulah sekelumit gambaran mahasiswa zaman sekarang. Tapi seperti pepatah lain ladang lain belalang, lain lubuk lain ikannya, ada sekumpulan mahasiswa yang justru sibuk berbagi. Bukan berbagi makanan atau uang tapi berbagi ilmu dan pengalaman. Itulah Komunitas Rumah Inspiratif, kumpulan mahasiswa inspiratif di Kota Malang yang digaungkan oleh Syamsu Dhuha, founder Rumah Inspiratif, alumni D3 Game Animasi Universitas Negeri Malang (UM).

Beberapa hari yang lalu, Rumah Inspiratif baru saja melaksanakan salah satu program kerjanya yakni Talkshow Inspiratif di Food Factory Malang. Talkshow inspiratif kali ke tujuh ini mengusung tema ‘Berawal Dari Menulis, Raih Juara Mawapres Nasional Hingga Awardee LPDP ke Netherlands’ dengan dua pemateri yang dihadirkan yakni Ikrom Mustofa juara 2 Mawapres Nasional 2015 dan Isna Finalis Mawapres Nasional 2015.

ri-2

Ikrom Mustofa, alumni Institut Pertanian Bogor (IPB) 2011 merupakan Mahasiswa Berprestasi Utama IPB 2015. Ia juga seorang  Santri Berprestasi Nasional 2015 dan saat ini menjadi Awardee LPDP Magister Luar Negeri Tahun 2016. Sedangkan Isna adalah alumni Universitas Negeri Malang (UM) angkatan 2012 dan merupakan Mahasiswa Berprestasi Utama Universitas Negeri Malang. Finalis Mahasiswa Berprestasi Nasional 2015 ini juga menjadi Awardee LPDP Magister Luar Negeri 2016.

Para Mahasiswa Berprestasi (Mawapres) ini juga terlibat dalam penyusunan buku berjudul ‘Dari Mahasiswa untuk Indonesia Berprestasi’ yang ditulis oleh Mawapres se Indonesia. Menariknya royalti dari penjualan buku ini tidak masuk ke kantong pribadi melainkan disumbangkan 100 persen ke yayasan pendidikan.

Baca Juga :

Di hadapan 60 peserta yang hadir dari 50 kuota yang disediakaan, kedua pemateri ini menekankan bahwa mahasiswa harus mengembangkan dan mengasah potensi yang dimiliki.

“Intinya berani untuk terus mencoba dan percaya dengan kemampuan yang dimiliki. Karena setiap manusia memiliki kelebihan dan bakat dibidangnya masing masing. Selain itu menjaga motivasi diri agar terus stabil dalam menjalani kehidupan juga menjadi kunci yang sangat penting,” tandas Ikrom menutup pembicaraan. (gpl)

Foto : Galuh – Infokampus.news

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Daftar Yuk Beasiswa S2 di UWE Bristol ,UK !

Ada beragam cara untuk mendapatkan beasiswa kuliah di luar negeri. Salah satunya memanfaatkan beasiswa yang disediakan langsung oleh universitas tujuan....

Close