Selisih 2 Poin, Tiga Mahasiswa UIN Maliki Ini Curhat Lega Bisa Jadi Runner Up Lomba Debat Bahasa Arab Asia Tenggara

Infokampus.news, Malang – Persaingan ketat dalam lomba debat bahasa Arab Asia Tenggara yang digelar beberapa waktu lalu membuat 3 mahasiswa UIN Maliki Malang, Rahna Mahesi Retnani, Aad Nur Sayyidus Syukur, dan Nandang Nurdiansyah merasa lega. Pasalnya pesaing mereka yakni dari dari Ponpes Darus Sunnah merupakan kompetitor kelas Internasional yang memiliki jam terbang cukup tinggi.

“Kami juga tidak menyangka sekali bisa dapat juara 2 ini, mengingat kami sama sekali tidak ada persiapan apalagi latihan,”, tukas Rahna pada tim infokampus.news siang ini (14/11).

Selisih Dua Poin dari Saingan yang Berat, Para Mahasiswa Ini Bersyukur Jadi Runner Up Lomba Debat Bahasa Arab Asia Tenggara

Festival Seni Budaya Islam Asia Tenggara yang diselenggarakan oleh Fakultas Adab dan Humaniora UIN Jakarta ini memang digelar selang beberapa hari setelah mereka mengikuti kompetisi debat bahasa Arab lain.

“Diberi tahu mendadak juga dan kami sempat tidak tahu jadi berangkat atau tidak untuk kompetisi ini, tapi kami bangganya ya itu tadi juga hanya selisih 2 poin dengan saingan yang cukup wow, mereka itu juara 2 kompetisi di Malaysia dan juga Best Speaker di Asean,”, tambahnya.

Aad sendiri mengungkapkan kala itu tema perdebatan memang kurang tepat, sehingga sebenarnya bisa saja pihaknya berada di posisi juara umum. “Temanya kurang tepat, kalau saja kami di posisi kontra bisa saja menang.” Paparnya.

Kendati demikian pihaknya merasa senang sudah mengetahui seberapa tingkat kompetensi yang dimiliki. Dari kompetisi ini justru mereka makin banyak belajar dan mengembangkan lagi kekurangan mereka untuk menghadapi kompetisi nasional selanjutnya pada 25 November mendatang.

“Kami akan lebih kembangkan ke chemistry grup, lalu terus mencari kosakata kontemporer dan kosakata syair yang memang sangat membantu ketika lomba.”. Tandas Aad. (Pus)

Berita Terkait

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Beri Banyak Bantuan Untuk Negara Berkembang Tanpa ‘Pamrih’, KSS Indonesia Bukti Negara Kita Sudah Naik Kasta

Naik kasta menjadi negara berkembang berpenghasilan menengah tentu menjadikan Indonesia saat ini memiliki peran khusus

Close