Semakin Dekat, Widyagama Penuhi Persyaratan Administrasi Agar Bisa Lolos Penelitian Kemenristekdikti

Infokampus.news, Malang –  Bulan-bulan pembuatan usulan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat pendanaan dari Kemenristek dikti sudah semakin dekat. Diperkirakan proses pengunggahan usulan secara online melalui simlitabmas akan dimulai pada awal Bulan Mei 2019.

Menunggu waktu yang terus berjalan makin dekat ini, Ketua LPPM Kampus Inovasi UWG, Prof. Dr. Ir. Sukamto, MS, yang juga Wakil Rektor l UWG mulai mempersiapkan para dosen dilingkungannya. Salah satu kiat yang dipilih adalah dengan memberikan tambahan informasi dari ahlinya.

Target yang disasar tahun ini adalah skema PPUPIK (Program Pengembangan Usaha Produk Intelektual Kampus) dengan mengundang narasumber Dr. Ir. Adi Susanto, MP, salah satu reviewer nasional program abdimas yang juga dosen FPT UMM.

Kegiatan dengan judul Workshop Proposal Pengabdian Masyarakat ini diikuti oleh 23 orang dan berlangsung pada Sabtu 27 April 2019 di Ruang Sidang Rektorat Kampus ll UWG.

“Perhatikan betul dan ikuti syarat administrasinya dulu. Satu saja syarat itu tidak dipenuhi, maka proposal tersebut tidak akan dilanjutkan review nya meskipun secara substansi bagus dan menarik,” demikian Adi Sutanto mengawali presentasinya. Satu contoh proposal yang dinilai sepintas oleh Adi dan langsung disimpulkan gagal adalah proposal terkait dengan pemasaran produk yang tidak melibatkan dosen dengan spesialisasi ekonomi.

Baca Juga :  Universitas Widyagama Harapkan Berkah dari Dosen yang Berangkat Haji

Adi Sutanto yang juga penggagas komunitas pengabdi di lingkungan perguruan tinggi ini banyak mencontohkan pengalamannya mereview ratusan proposal dari seluruh tanah air yang kemudian atas rekomendasinya akhirnya didanai oleh Kemenristekdikti.

Acara ini akan dilanjutkan dengan klinik proposal pada Sabtu 3 Mei 2019. (Jul)

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *