Semangat Nasionalisme Rendah, Hati-hati Proxy War Mengancam

Infokampus.news, Malang – Dunia kampus merupakan sasaran yang tepat dan relevan dalam pembinaan teritorial (Binter) oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat (AD). Oleh karenanya, pelaksanaan Binter dalam waktu dekat juga akan dilaksanakan di Uniersitas Brawijaya pada tanggal 20-21 September 2016. Seminar tersebut akan membahas, mengkaji, dan mengevaluasi pelaksanaan Binter sekaligus evaluasi produk Undang-undang yang tidak lagi relevan.

“Produk undang-undang (teritorial) perlu dibahas dan dikaji ulang atau diupdate disesuaikan dengan tantangan yang ada dan itu akan dibahas dalam seminar tanggal 20-21 September mendatang,” kata Ketua Pelaksana Seminar dan Kuliah umum Herman Suryokumoro, SH., MS.,

Sementara itu, keterlibatan akademisi dalam pembahasan produk undang-undang ini sangat penting. Pertama, mahasiswa adalah potensi utama mewakili generasi muda yang sepatutnya disiapkan sebagai salah satu tonggak kekuatan pertahanan negara. Sedangkan pimpinan kampus hendaknya turut memberikan sumbangsih ide, gagasan, atau pikiran untuk perbaikan undang-undang, termasuk membuat kurikulum yang sesuai guna menjawan ancaman serta tantangan yang ada.

Baca Juga :

Baca Juga :  Satu Mahasiswa Institut Pertanian Bogor Positif Corona Covid-19

“Ancaman yang ada sekarang adalah proxy war berupa pelemahan ideologi, pelemahan ekonomi sosial, budaya. Karena ancaman itu tidak terasa secara langsung, maka ini yang perlu diketahui oleh mahasiswa supaya tidak lengah,” tandas Herman.

“Semangat kebangsaan pada generasi muda disinyalir mulai rendah. Lengah adalah bagian dari proxy war. Ekonomi dikuasi asing kita tidak terasa. Jadi bagaimana pimpinan kampus mendesai kurikulum yang memperkuat wawasan kebangsaan itulah tugasnya,” pungkas Dosen Fakultas Hukum Universitas Brawijaya ini. (gpl)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *