Seminar Nasional, FIP UNIKAMA Ajarkan Jadi Pengajar Profesional di Era Disrupsi

Infokampus.news – Tak bisa dipungkiri seiring perkembangan zaman, di era Disrupsi anak-anak sekarang sudah pandai bermain gadget, lagipula perkembangan internet membuat materi pembelajaran dengan metode dan pembelajaran yang menarik.  Hal ini membuat FIP Universitas Kanjuruhan Malang (UNIKAMA) berikan cara jadi pengajar profesional di era disrupsi.

Berangkat dari permasalahan tersebut Fakultas Ilmu Pendidikan UNIKAMA menggelar Acara Seminar Nasional yang bertajuk Karakteristik Guru dan Dosen Profesional untuk Pendidikan Unggul di Era Disrupsi dan Diadakan di Aula Sarwakirti pada tanggal 11 Agustus 2018.

Seminar Nasional Fakultas Pendidikan UNIKAMA Malang pada tahun ini bekerja sama dengan PGRI dan Penerbit Erlangga, seminar Nasional kali ini mendatangkan Narasumber dibidangnya yakni yang pertama Prof Dr. H. Arief Rachman, M.Pd selaku ketua Harian Komisi Nasional Indoensia untuk UNESCO sekaligus praktisi Pendidikan Indonesia, yang kedua Prof Dr. Bambang Budi Wiyono, M.Pd selaku Dekan FIP Universitas Negeri Malang, serta Sekertaris Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.

“ Di era Disrupsi ini serta perkembangan internet dan kecanggihan gadget membuat dosen dan mahasiswa sering tidak tatap muka. Nah di Seminar kali ini kita akan membahas bagaimana guru dan dosen dalam menghadapi era ini” ungkap Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang.

Baca Juga :  Selain Internship Program, UWG Ajak Mahasiswa UTHM Mengenal Budaya Kota Malang

Sekertaris Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur menjelaskan perspektif baru guru dan dosen “Jaman Now”, menurutnya dibutuhkan pendekatan baru salam pengelolaan Pendidikan seperti menyenangkan, mengasyikan, mencerdaskan, menguatkan.  Hal ini bisa di praktekan ketika proses belajar mengajar di Sekolah maupun lingkungan kampus  karena dosen dan guru merupakan tulang punggung pembangunan mental.

Prof Dr. H. Arief Rachman menambahkan, menurut beliau pola kerja yang baik adalah berpartisipasi aktif, dapat memahami dan sadar waktu sangat terbatas, berpikir secara independent, komunikasi terbuka dengan mahasiswa maupun murid, mempunyai semangat berkompetisi, menghargai pekerjaan serta senang menngali ilmu, membaca dan menulis.

Seminar kali ini dihadiri oleh Persatuan Guru mulai dari Paud, TK, SD, SMP, SMA se-Indonesia dan ini merupakan salah satu program kerja yang diadakan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Kanjuruhan Malang.

“para peserta mendapatkan pemahaman wawasan serta mendapatkan inside, di era disrupsi Pendidikan kita seperti apa kepada pendidik harus menyesuaikan kondisi, agar peserta pendidik tertarik untuk mengikuti pembelajaran” ujar Ketua Pelaksana Rina Wijayanti. (Jul)

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *