SFWD Mahasiswa Udinus: Solusi untuk Produksi Kerupuk Tanpa Terpapar Sinar UV

INFOKAMPUS.NEWS – Mahasiswa Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang berhasil meraih pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) setelah menciptakan alat yang diberi nama Smart Fuse Water Dryer (SFWD).

Termasuk ke dalam kategori PKM-T, Smart Fuse Water Dryer diciptakan oleh satu tim beranggotakan lima orang yang diketuai oleh Probo Kusumo.

Probo mengatakan, pembuatan alat ini dilatarbelakangi oleh permasalahan Usaha Kecil Menengah (UKM) yang memproduksi kerupuk rambak bermerek dagang “Rahayu” di Dusun Pandansari Tampingan Boja.

Selama ini, pembuatan kerupuk rambak Rahayu ini masih melalui proses tradisional. Mulai dari tahapan pembuatan adonan, pengukusan, pengirisan, pengeringan, hingga pengepakan.

Karena proses pengeringan adonan kerupuk tersebut masih menggunakan cara tradisional dengan memanfaatkan panas matahari, menurut Probo hal tersebut berdampak pada banyaknya waktu yang diperlukan, bahkan menimbulkan kelelahan pada para pekerja sehingga berdampak pula pada penurunan produktivitas pekerja.

Di samping itu, alat produksi yang digunakan pun masih tergolong kurang ergonomis sebab para pekerja melakukan pekerjaannya dengan posisi jongkok dan membungkuk.

Baca Juga :  5 Langkah Menentukan dan Mendaftar Kuliah di Luar Negeri

“Smart Fuse Water Dryer adalah teknologi pengering kerupuk rambak otomatis dan bisa menjadi solusi untuk menjawab permasalahan tersebut, karena mampu menjadikan lebih efektif dan efisien untuk meningkatkan kapasitas produksi kerupuk rambak di UKM Rahayu,” ujar Probo seperti dilansir dari Kampunesia.com, Sabtu (15/6).

Keunggulan SFWD ini terletak pada otomatisasi sistemnya, penghematan energi, kapasitas yang besar, dan alat yang lebih ergonomis, sehingga pekerja tidak terpapar sinar matahari secara langsung dan meminimalisasi kelelahan tubuh.

Sementara itu, pemilik UKM “Rahayu” yakni Rahayu Supriati mengaku sangat antusias dengan diciptakannya alat SFWD yang diharapkan mampu meningkatkan produktivitas usahanya.

“Saya berharap dengan adanya alat ini, dapat memberi manfaat serta mampu mendorong kemajuan dan perkembangan usaha bagi kalangan UKM ke depan,” tukasnya. (him)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *