Siapkan Strategi Hadapi MEA, Ini Kata Dosen Dari Thailand

Infokampus.news, Malang –  Masuknya sistem Masyarakat Ekonomi Asean padavtahun 2017 nanti sendiri meninggalkan banyak Pekerjaan Rumah bagi masyarakat Indonesia demi menghadapi persaingan dengan Masyarakat dari negara Asean lainnya. Beberapa bidang sudah pasti jadi lahan yang diperebutkan banyak masayarakat seperti Pendidikan, Pariwisata, dan Ekonomi. Salah satu yang patut jadi perhatian dari bidang ekonomi adalah bagaimanakah cara bersaing dengan negara asean lain dalam bidang Smaal Medium Enterprises (SME).

Baca Juga:

Menjadi pembicara dalam,Seminar Internasional : Enhancing Competitiveness SME in Asean, Pengajar dari Srinakharinwirot University Thailand, Dr. Porngarm Saengratwatchara mengatakan Thailand sudah sangat mempersiapkan persaingan MEA nantinya dengan meluncurkan program Thailand 4.0.

Thailand 4.0, Strategi Ekonomi Enterpreneurship Dengan Basis Teknologi

Thailand 4.0 sendiri merupakan program ekonomi pemerintah dimana orientasi perekonomian thailand bertumpu pada valued-based economy, yang artinya Thailand akan lebih menyoroti dengan serius.  Thailand mendorong para pelaku usaha khususnya dalam sektor SME untuk memfokuskan perkembangan pada sisi inovsi dan kreativitasnya melalui perkembangan teknologi saat ini.

“Ada 4 pilar utama dari pelaksanaan Thailand 4.0 ini. Yaitu Tradisonal Farmer to Smart Farmer, traditional SMEs to smart enterprises, and traditional services to high-value services.” Ungkap Dr. Porngarm.

Dr. Pongarm mencontohkan, nantinya para petani tradisional di Thailand didorang oleh pemerintah untuk mengembangkan potensi produk yang mereka miliki. Para petani di Thailand nantinya selain bertani juga diharapkan mampu menjadi seorang Entepreneur dan SME. Dengan beralihnya fungsi petani tadi, diharapkan hal tersebut membuat mereka dapat mandiri memulai mengembangkan potensi pendapatan mereka tanpa lagi harus dibantu oleh pemerintah Thailand.

Incar Zona High Income Nation, Thailand Optimis Hadapi MEA

Konsep Thailand 4.0 ini juga diakuinya sebagai komitmen pemerintah mengeluarkan tailan dari zona pendapatan menengah menuju ke zona pendapatan tinggi. Saat ini Thailand berusa untuk keluar dari zona yang biasa disebut “Middle Income Trap” yang biasa dipakai dalam kondisi dimana negara dengan  pendapatan menengah mengalami kenaikan pendapatan dengan kondisi yang sangat lamban.

“Thailand saat ini susah,sangat mantap menatap zona High Income Nation. Untuk itu, Thailand sendiri susah merasa,siap dan optimis dalam menghadap Masyarakat Ekonomi Asean nantinya,” Ungkapnya di hadapan para peserta.

Penulis : Ucha

Foto : Ucha – Infokampus.news

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Daripada Salah Masuk Jurusan Kuliah, Yuk Kenali Kecerdasan Kamu Dulu

Setiap orang memiliki kemampuan dan potensi yang berbeda-beda. Oleh sebab itu orang tidak dapat diperlakukan dengan cara yang sama. Termasuk...

Close