UM Dukung Hasil Simposium Nasional Pancasila

Infokampus.news – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) RI bersama Universitas Negeri Malang (UM) mengadakan Simposium Nasional Penanaman Nilai Pancasila Simposium digelar sejak Kamis hingga Sabtu (12-14/9).

Hasil rumusan simposium tersebut antara lain; intensitas pemahaman dan pemantapan nilai Pancasila sebagai pembangunan watak bangsa perlu dilakukan di semua jenis, jenjang, dan jalur pendidikan. Kedua, gerakan penanaman nilai Pancasila dikembangkan melalui tri pusat pendidikan, yakni keluarga, sekolah, dan masyarakat sebagai ekosistem pendidikan dengan menempatkan satuan pendidikan sebagai pusat pendidikan dan pengamalan nila-nilai Pancasila.

Ketiga, implementasi penanaman dan pemantapan nilai Pancasila dilakukan antara lain melalui meningkatkan pemahaman, penghayatan, penciptaan suasana, pembiasaan, apresiasi, dan keteladanan. Keempat, pemantapan mata pelajaran PPKn dilakukan melalui penguatan pembelajaran yang menekankan pada aspek nilai, sikap, dan perilaku.

Pendidikan dan pelatihan guru juga hendaknya lebih menekankan pada pengembangan kiat-kiat dan praktik, baik internalisasi nilai Pancasila pada semua mata pelajaran.

 

UM Siapkan Perangkat untuk Hasil Simposium

UM memiliki kaitan erat dengan  penanaman nilai Pancasila. Ini tak lepas dari sejarah UM yang pernah berperan dalam simulasi P4. Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Rektor IV UM Prof Dr Ibrahim Bafadal MPd.

Menurut Ibrahim, pembentukan karakter melalui Pancasila perlu menyiapkan dua perangkat, yakni perangkat manusia dan perangkat material sebagai medianya. UM dalam hal ini menjadi penyedia calon-calon guru.

“Begitu hasil simposium ini sudah digulirkan, UM siap menyiapkan ketenagaan melalui guru. Dari segi perangkat material, UM punya sejarah simulasi P4,” terang Ibrahim.

Saat ini, UM telah menjadi pusat inovasi pembelajaran. Hal ini, imbuh Ibrahim, termasuk modal efektif untuk internalisasi nilai Pancasila.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang hadir dalam penutupan simposium ini menekankan pentingnya Pancasila diterapkan sebagai nilai. Menurutnya, Pancasila tak bisa hanya sekadar pengetahuan. Lebih dari itu, Pancasila harus diimplementasikan dalam nilai dan perilaku siswa.

Hadir dalam penutupan symposium di hotel Ijen Suites ini kepala Dinas Pendidikan kota Malang Zubaidah, plt kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Hudiyono, dan plt kepala Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Haryono. (ich)

Leave a Reply

Your email address will not be published.