SMMPTN Barat, Alternatif Masuk Kuliah Bagi Mahasiswa Indonesia Barat

Infokampus.news – Bulan-bulan ini dunia akademis masih ramai memperbincangkan jalur seleksi penerimaan mahasiswa baru perguruan tinggi negeri (PTN) di seluruh Indonesia. Usai terselenggaranya SNMPTN dan SBMPTN, beberapa PTN membuka seleksi penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri. Jalur mandiri kini pun terbagi menjadi dua macam, yakni jalur mandiri tanpa ujian tes tertulis atau menggunakan hasil nilai SBMPTN dan jalur mandiri melalui ujian tes tertulis seperti SMMPTN Barat berikut ini.

Sobat FoKus yang gagal masuk PTN melalui jalur SNMPTN atau SBMPTN, mungkin kalian bisa mencoba peruntungan dengan mengikuti seleksi penerimaan mahasiswa baru lewat jalur SMMPTN Barat ini. Apa itu SMMPTN Barat? SMMPTN adalah abreviasi dari dari Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri yang mana kampus terkait berlokasi di wilayah Indonesia Bagian Barat. SMMPTN Barat dilaksanakan secara serentak di wilayah Barat. Seperti SBMPTN, Seleksi SMMPTN Barat berupa ujian tertulis dan ujian keterampilan.

Sistem ujian tertulis SMMPTN Barat juga mirip dengan SBMPTN, yakni terdiri dari kategori ujian Saintek, Soshum, dan Campuran yang mencakup jenis soal TPA (Tes Potensi Akademik) serta soal TKD (Tes Kompetensi Dasar). Di samping itu, pendaftar yang memilih program studi berkaitan dengan bidang olahraga dan seni harus mengikuti ujian keterampilan setelah mengikuti ujian tertulis.

Baca Juga :  Dua Prodi Unhas Unggulan, Berikut 5 Prodi Saintek yang Diminati di SBMPTN 2019

Biaya pendaftaran SMMPTN Barat sejumlah Rp 300 ribu untuk tes tertulis saja baik untuk kategori Saintek, Soshum, dan Campuran. Sedangkan peserta yang memilih program studi yang berhubungan dengan bidang olahraga dan kesenian, dan/atau mengikuti ujian tes TOEFL dikenakan biaya pendaftaran online sebesar Rp 400 ribu.

Setiap peserta bebas memilih kategori jurusan atau program studi dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut.

Ketentuan:

1. Pilih maksimal 3 jurusan atau program studi kategori Saintek dan Soshum.

2. Pilih maksimal 4 jurusan atau program studi kategori Campuran.

3. Jurusan atau program studi yang dipilih pada urutan pertama, akan menjadi tempat peserta mengikuti ujian.

 

Persyaratan:

1. Merupakan lulusan SMA/SMK/MA/MK di tahun 2016 sampai 2018 dengan menyertakan Fotokopi Ijazah yang sudah dilegalisir (juga berlaku untuk lulusan paket C)

2. Lulusan SMA/SMK/MA/MK di tahun 2018 wajib menyertakan fotokopi Surat Keterangan Lulusan yang telah dilegalisir (juga berlaku untuk lulusan paket C).

3. Untuk peserta yang memilih PTN Unimal, Unja, UPR, dan Umrah, menyertakan ijazah terakhir lulusan 2014 sampai 2018 (juga berlaku untuk lulusan paket C).

Baca Juga :  Nilai UTBK Rendah, Pasti Tersingkir dari SBMPTN 2019 di Universitas Brawijaya

4. Untuk peserta yang memilih PTN Institut Seni Budaya Indonesia Aceh, menyertakan ijazah terakhir lulusan 2009 sampai 2018 (juga berlaku untuk lulusan paket C).

5. Sehat jasmani dan rohani.

6. Peserta berusia maksimal 25 tahun untuk lulusan 2014 sampai 2018.

7. Jika peserta memilih jurusan atau program studi Akuntansi, Manajemen, atau Ekonomi Pembangunan di Universitas Andalas, wajib mengikuti ujian tes TOEFL.

 

Timeline Pelaksanaan SMMPTN Barat 2018:

– 2 Mei 2018 – 10 Juli 2018: Pendaftaran online dan pembayaran biaya pendaftaran

– 17 Juli 2018: Ujian Tulis

– 18 Juli 2018 – 19 Juli 2018: Ujian Keterampilan

– 18 Juli 2018: Ujian tes TOEFL (untuk jurusan Akuntansi, Manajemen, dan Ekonomi pembangunan di Universitas Andalas)

– 27 Juli 2018 pukul 14.00 WIB: Pengumuman peserta yang lolos seleksi

Tata cara pembayaran bisa lihat di http://smmptnbarat.id/tata-cara-pembayaran.html

Pendaftaran online SMMPTN Barat di https://pendaftaran.smmptnbarat.id/

Nah, itu tadi informasi seputar SMMPTN Barat. Buat Sobat FoKus yang berminat, selamat mencoba! (him)

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *