Penganut Agama Leluhur Tidak Diakui Sebagai WNI, Kemenag Ajukan RUU

Masyarakat adat penganut agama leluhur seringkali tidak mendapatkan pengakuan dan perlakuan yang sama di hadapan hukum. Mereka yang bukan penganut agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, ataupun Konghucu berarti tidak berhak terdaftar dalam kependudukan di Indonesia, sebab hanya ada 6 agama itu yang diakui di negeri ini. Dilansir dari harian The Jakarta Post (6/10) melalui website Aliansi Masyarakat Adat Nusantara, sekitar enampuluh persen penganut agama leluhur terpaksa memilih satu dari antara enam agama yang diakui untuk dituliskan di kartu identitas mereka. Penyebabnya, ketidakjelasan status agama cenderung menimbulkan tekanan sosial dari sesama anggota masyarakat. Mereka yang punya keyakinan sendiri tidak diakui sebagai Indonesia.

Read more