Taman Kecil Di Media Transparan

Infokampus.news, Malang – Hobi seseorang memang tidak akan lepas dari kegiatan – kegiatan yang menyenangkan, contohnya Taman Kecil yang dibuat menarik pada media transparan. Terrarium yang masih jarang orang adalah kesenian mendekorasi dalam media transparan, seperti gelas, toples, mangkuk dan masih banyak lagi yang disesuaikan dengan media yang diperlukan.

Pandu Wicaksono yang juga owner dari Getawatu bersama Taman Kecil Jogja mengadakan workshop Terrarium untuk mengenalkan seni media transparan pada pecinta seni dan dekorasi ruang di Kota Malang.

“Di Malang masih jarang workshop untuk pecinta seni, berawal dari hobi membuat sesuatu saya berfikir jika Malang memerlukan wadah untuk melatih kesenian yang unik seperti Terrarium,” paparnya.

“Berkerjasama dengan Taman Kecil, Getawatu membuat workshop untuk mengajarkan orang lain untuk kreatif,” imbuhnya.

Baca Juga :  UNIKAMA Wadahi Minat Berbahasa Inggris Pelajar SMA Di Malang Lewat Lomba Storytelling

Workshop Terrarium sendiri masih pertama kali ada di Kota Malang, untuk kegiatan workshop dibagi menjadi dua sesi. Meskipun masih pertama, untuk peserta yang mengikuti workshop sangat beragam dari berbagai kalangan dan umur.

“Workshop sendiri bebas, kami tidak mematok berapa usia peserta. Rata – rata peserta yang ikut mulai 20 – 40 tahun,” ungkapnya.

Workshop ini diadakan untuk mewadahi pecinta seni baik untuk belajar maupun meluangkan kepenatan dari aktifitas yang melelahkan.

“Kami memfasilitasi teman- teman yang memiliki kreatifitas untuk dikembangkan,” sambungnya.

Media Transparan Sebagai Tempat Pengaplikasian Terrarium

Untuk Terrarium Malang termasuk baru dibandingkan dengan kota – kota lain, jika dibandingkan dengan seni Aquascape belum banyak yang tahu mengenai seni Terrarium. Terrarium sendiri sebetulnya sudah lama ada namun masih kurang dalam pengenalan produk itu sendiri.

Baca Juga :  Lewat Water Day 2017, Mahasiswa Pengairan UB Ingatkan Masyarakat Akan Pentingnya Air

Endra A. Winata yang juga pendiri dari Taman Kecil Jogja menyatakan jika antusias dari peserta di Kota Malang sudah cukup baik. Mengingat masih jarangnya orang tahu tentang seni Terrarium.

“Kami sendiri hanya membantu mengembangkan hobi, dengan seni Terrarium kita dapat membuat dekorasi unik didalamnya. Terrarium sendiri adalah seni penanaman di media transparan di ekosistem darat,” ungkapnya.

“Taman Kecil dan Getawatu bersama membuat wadah untuk sekedar meluangkan kepenatan maupun mencoba belajar dari sesuatu yang baru,” imbuhnya.

Sebelumnya Taman Kecil sudah melakukan workshop diberbagai kota seperti Jakarta, Makassar, Banjarmasin dan masih banyak lagi.

“Saya sendiri lebih fokus untuk pengembangan diproduk, workshop sendiri adalah sarana sharing pengetahuan saya mengenai apa yang sudah saya pahami. Kedepannya mungkin akan diadakan pameran Terrarium gabungan dari peserta – peserta yang sudah pernah mengikuti workshop,” terangnya. (has)

Baca Juga :  Forsil Mapala Malang Buktikan Rasa Peduli Pada Lingkungan

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan / Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Memberikan Wadah Untuk Mahasiswa Melalui Kerjasama Dengan Kemenpora dan Industri

Universitas Widyagama Malang hadir di Nganjuk untuk mengikuti kegiatan Perkumpulan Ahli dan Dosen Republik Indonesia (ADRI) DPD Jawa Timur sekaligus...

Close