Tembus 7000 Jurnal, Indonesia Masih Kalah dengan Thailand!

Infokampus.news, Malang – Berbagai cara telah diupayakan Kementrian Riset dan Teknologi dan Perguruan Tinggi (Kemenristekdikti) Republik Indonesia untuk mendorong munculnya para peneliti baru. Salah satunya yaitu kebijakan makro untuk menambah kuota publikasi internasional dari Indonesia, yang dinilai sebagai indikator penentu berhasilnya kebijakan ini.

“Kami menargetkan 6.229 untuk tahun ini target publikasi internasional, yang tahun lalu kami hanya menargetkan 5000 jurnal. Tapi syukurnya, belum tutup tahun sudah berhasil mencapai angaka 7000 an, luar biasa ini menurut saya kenaikannya,” ujar Direktur Kementerian Pengabdian Masyarakat dan Riset Kemenristekdikti.

Di samping angka tersebut, kementerian juga menargetkan sebanyak 1735 buah judul jurnal bisa mendapat hak paten tahun ini.

Posisi Iptek Riset dan Iptek Nasional Indonesia Masih Dalam Kondisi Tidak Menguntungkan

“Yang perlu kita tahu sekarang ini kita kalah dengan Thailand, Malaysia, dan Singapore. Yang menyedihkan adalah Malaysia 25.000 dan kita cuma bisa capai 5000 artikel tahun lalu, dan parahnya lagi mereka (re: penyumbang penelitian malaysia) itu kebanyakan dari peneliti Indoesia yang hijrah kesana,” ujarnya sedikit kesal.

Ironisnya 12 publikasi terbaik Malaysia, 8 diantaranya dihasilkan dari orang Indonesia. Selain itu, Ia juga menambahkan bahwa posisi paten hasil riset pun Indonesia masih kalah.

Baca Juga :

“Hal ini tergantung dari SDM yang menentukan kekuatan riset yg terkait dengan inovasi. Korea punya 8.000 peneliti per 2 juta penduduk, kalau Indonesia hanya 1.071 per satu juta. Dilihat dari target 2020 nanti, harapannya peneliti kita bisa mencapai 1600 orang,” imbuhnya. (pus)

Penulis : Irma Puspita
Editor : Galuh Pandu Larasati

Foto : Irma – Infokampus.news

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Memajukan Malang, Abah Anton : Ide Segar Mahasiswa Itu Perlu !

Malang sebagai kota pendidikan dinilai menjadi salah satu faktor utama perkembangan Malang menuju kota yang maju. Walikota Malang, Muhammad Anton...

Close