Ternyata ini 5 Prodi Favorit Incaran Calon Mahasiswa SNMPTN di Universitas Negeri Malang

infokampus.news – Memilih Perguruan Tinggi tidak semudah membalikan telapak tangan. banyak proses yang dapat dilalui misalnya saja melihat daya tampung, peminat diterima dan ketetatan persaingan yang terjadi di antara Perguruan Tinggi favorit. Survei Infokampus.news menemukan 5 Prodi Incaran Favorit calon mahasiswa di Universitas Negeri Malang.

Peringkat pertama  yang paling di incar Pendidikan Bahasa Inggris dengan daya tampung keseluruhan 120 calon mahasiswa, peminat SNMPTN sejumlah 811 peiat, yang dietrima hanya 26 mahasiswa dengan presentasi 5,12 %

Peringkat kedua yakni  Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah dengan total daya tampung keseluruhan 120 calon mahasiswa, peminat SNMPTN sejumlah 635 peminat, yang diterima hanya 36 calon mahasiswa dengan presentase secara keseluruhan 5,48 %.

Peringkat ketiga yakni program studi Bahasa dan Sastra Inggris dengan total daya tampung keseluruhan 60 orang, total peminat sebanyak 532 calon mahasiswa dan yang diterima hanya 18 calon mahasiswa dengan presentase 2,25 %.

Peringkat ke-empat dengan total daya tampung 90 calon mahasiswa diraih oleh pendidikan bahasa arab, total peminat banyak 375, dengan total calon mahasiswa diterima sebanyak 27 orang dengan jumlah presentase sebanyak 5,32%.

Baca Juga :  Hebat! Kakek Berusia 85 Tahun Berhasil Raih Gelar Sarjana Pendidikan

Peringkat Terakhir, dari Desain Komunikasi Visual dengan total daya tampung 105 calon mahasiswa, dengan total jumlah peminat 355 calon mahasiswa, yang diterima sebanyak 31 orang, jumlah total presentase 7,83%.

Itu dia 5 Program Studi Incaran Mahasiswa Jalur SNMPTN, apakah ada yang kamu incar Sobat FoKus? oh iya untuk tahun 2019 ini ada kabar terbaru mengenai Daya Tampung SNMPTN yakni dikurangi 10 %, dari 30% menjadi 20%.  Pengurangan kuota tersebut berdasar pada hasil evaluasi Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) yang menyimpulkan ada diferensiasi antara nilai rapot di sekolah dengaDIlan prestasi setelah mengikuti proses belajar di kampus.

Dilansir melalui Republika.co.id, “Setelah dievaluasi ternyata ada sekolah tertentu yang kolerasinya tidak nyambung. Dalam artian, prestasi siswa di sekolah dan selama kuliah tidak sinkron. Dari evaluasi itu juga disimpulkan bahwa yang kolerasinya baik dan secara akademis sekolahnya bisa dipertanggungjawabkan itu ternyata hanya ada 20 persen .”

Adapun terkait teknis pendaftaran pada jalur SNMPTN pada tahun 2019 panitia tidak melakukan perubahan apapun. Tahun depan, sekolah tetap berkewajiban mengisi PPDS dengan lengkap dan benar serta mendorong siswa dalam proses mendaftar SNMPTN. (him/jul)

Baca Juga :  "Join Komunitas". Ini Saran Lead Data Engineer Traveloka Saat Beri Kuliah Tamu di STIKI Malang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *