Ternyata Strategi Menulis Skripsi Sama Dengan Menulis Jurnal Internasional, Ini Triknya!

Infokampus.news, Malang – Strategi menulis skripsi, ternyata tak ubahnya seperti menulis jurnal internasional. Hal ini diungkapkan Dr. Eng. Khoirul Anwar S.T., M.Eng., doktor lulusan Jepang dalam acara Workshop Strategi Publikasi Jurnal Internasional Bereputasi yang digelar di Universitas Islam Malang (UNISMA) hari ini (29/9).
Menurut dia, teknis penulisan dan tata bahasa yang digunakan dalam menulis skripsi dan jurnal internasional harus sangat sempurna.
“Kalau titik koma, bahasa Inggrisnya tidak bagus, dalam 3 hari admin (jurnal Internasional bereputasi) akan langsung terjadi rejection. Kalau dalam 3 hari tidak dikembalikan ya berarti lolos admin,” Ungkap pria asal Kunjang, Kediri ini.
Setelah itu pembaca maupun reviewer akan selalu tertarik pada abstrak. Bagi pembaca, bab pertama tanpa abstrak tidak akan bermakna dan juga sebaliknya. “Lalu bagian abstrak ini jangan sampai ada alasan kenapa anda menulis, tidak laku. Pembaca itu ingin tahu apa yang anda temukan dan solusi di sini.” Imbuhnya.
Hal-hal seperti ini yang sering disepelekan, namun baik dosen pembimbing maupun reviewer jurnal internasional sangat peka terhadap hal hal tersebut. Maka tak heran jika banyak terjadi penolakan karena kesalahan teknis yang mengganggu ‘mata’ pembaca.
Menurut hematnya, jika seseorang sedang mengajukan jurnal atau skripsi, seseorang tersebut harus menganggap tu adalah kesempatan terakhir dan membuatnya sesempurna mungkin. Jangan biarkan ada celah sedikitpun untuk pembaca maupun pereview menolak naskah tersebut. (Pus)
Baca Juga :  Adik Masuk Nominasi Calon Rektor ITB, Astrid Ungkap Masa Lalu Hidup Pas-Pasan Hingga Kebanggan Mami Papi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *