Teruntuk Masyarakat Indonesia, Jember Kota Pendidikan Juga, Lho!

Infokampus.news – Ketika menyebut kota pendidikan di Jawa Timur, hal yang terlintas kali pertama adalah kota Surabaya dan Malang. Bagaimana tidak, di dua kota tersebut bercokol kampus-kampus ternama seperti Universitas Airlangga, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, dan Universitas Negeri Surabaya di Surabaya, serta Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Malang, dan Universitas Muhammadiyah Malang di Malang. Namun perlu diketahui bahwasanya ada destinasi pendidikan lain yang tak kalah bersaing di Jawa Timur, yaitu Jember yang terkenal dengan Universitas Jember nya. Perlu diketahui untuk masyarakat Indonesia, Jember kota pendidikan juga, lho!

Jember memang jarang terpantau radar calon-calon mahasiswa untuk melanjutkan kuliah. Hal yang terpikir ketika memutuskan kuliah di Jawa Timur adalah kalau tidak Surabaya, ya Malang. Maka dari itu, jarang didapati mahasiswa-mahasiswa Indonesia, terutama yang berasal dari kota-kota besar, menjadikan Jember sebagai destinasi kuliah. Meskipun pernah mendengar nama “Jember”, yang terlintas adalah daerah jauh dari kawasan metropolitan. Bahkan, beberapa pemuda-pemuda Jember lebih memilih kuliah di luar kota.

Baca Juga :  Universitas Gadjah Mada Luncurkan Baby Melon Hikapel

Hal ini digambarkan langsung oleh Faishol Wofiasandi, mahasiswa yang tengah berkuliah di Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyyah Imam Syafi’i (STDIIS), Jember. Padahal, perguruan tinggi di Jember kualitasnya bersaing.

“Di Jember ada beberapa perguruan tinggi yang mahasiswanya nggak cuma berasal dari dalam kota jember sja, Bahkan ada yang berasal dari ibukota.
Perguruan tinggi di Jember juga menyediakan beasiswa seperti yg ada di perguruan-perguruan tinggi yang lain. Menurut saya perguruan tinggi di jember sudah mulai diperhitungkan di tengah mayarakat. Seperti UNEJ dan STDI menurut kalangan tertentu.”, tutur Faishol kepada tim infokampus.news.

Namun ia juga turut membenarkan anggapan masyarakat Jember sendiri yang kurang berminat berkuliah di Jember. “Terbukti banyak yg lari ke UB, UGM, UNAIR, dan lain-lain.”, ujar mahasiswa asli Jember ini.

Jember Kota Pendidikan dengan Lingkungan Ramah dan Biaya Hidup Terjangkau

Jember Kota Pendidikan dengan Lingkungan Ramah dan Biaya Hidup Terjangkau

Salah satu alasan yang menjadikan Jember sebagai kota pendidikan adalah adalah lingkungan yang ramah dengan biaya hidup terjangkau. Faishol menceritakan bagaimana situasi lingkungan kota Jember yang ramah pada perantau.

Baca Juga :  Total 4.122 Calon Mahasiswa Dinyatakan Lolos Seleksi Ujian Mandiri Undip

“Menurutku cukup ramah bagi pendatang meskipun tetap butuh penyesuaian, khususnya pendatang dari luar Jatim yang kadang kaget dengan kultur masyarakat jember. Ada merasa masyarakat jember ini agak kasar, ada juga sudah kebiasaan ngomong ceplas-ceplosnya sehingga harus menyesuaikan ketika merantau ke kota Jember.”, ungkap Faishol.

Menurutnya, bahkan para perantau bisa melebur dan diterima di komunitas-komunitas warga Jember. “Sejauh ini para perantau bisa diterima baik di jember. Mereka banyak yg masuk ke komunitas-komunitas”, tukas mahasiswa angkatan 2014 ini.

Tak sampai disitu, masyarakat Jember juga memiliki wadah bernama IWJ (Info Warga Jember) di dunia maya. Menurut Faishol, wadah ini memudahkan perantau untuk bersosial dengan warga Jember. “Mereka sering kopdar, bakti sosial dan sangat welcome terhadap pendatang.”, tukas Faishol.

Hal tersebut juga diakui oleh Asma’ul, mahasiswa Universitas Jember. Menurut pengakuannya, ia pernah dibuat kagum dengan kondisi kekeluargaan dalam masyarakat Jember. Bahkan ia mengaku tidak mendapati itu di daerah asalnya.

“Pernah dibuat kagum sama masyarakat sekitar yang memang benar-benar memiliki jiwa kekeluargaan yang sangat erat dan tidak semua daerah terutama daerah asal sama jiwa yang dimiliki.”, ujar Asma’ul, mahasiswa asal Banyuwangi ini.

Baca Juga :  Peserta PMMB: Mundur Selangkah, Maju Tiga Langkah

Hal lain yang membuat Jember nyaman untuk ditinggali adalah biaya hidup yang amat terjangkau. Asma’ul mengaku sebagai perantau memang lingkungan lebih nyaman adalah rumah. Namun di Jember, ia juga menemukan kenyamanan yang tak jauh berbeda.

“Di Jember juga enak. Semisal saja harga makanan disini sangat terjangkau sekali untuk kantong anak kosan itu sudah tersedia dari harga murah hingga mahal pun, jadi Jember bisa dibilang kota cocok untuk mahasiswa hehe.”, tutup mahasiswi Agribisnis UNEJ ini. (sig)

ADV-728_x_90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *